Diduga Penanganan Kurang Maksimal, Pasien Puskesmas Omben Semakin Memburuk

- Penulis Berita

Jumat, 20 Oktober 2017 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Penanganan Kurang Maksimal, Pasien Puskesmas Omben Semakin Memburuk
Pasien saat ditemani oleh anggota LSM KPK Nusantara Sampang. 



SAMPANG, radar-x.net – Salah satu pasien Puskesmas Omben, asal desa Astapah semakin memburuk. Pasalnya, diduga penanganan secara medis terhadap pasien kurang maksimal, hingga akhirnya pasien dirujuk ke RSUD Sampang.

Ironisnya, setelah pasien sampai di RSUD Sampang pasien semakin tak sadarkan diri, sehingga salah satu dokter yang menangani pelayanan di ruang UGD RSUD waktu itu menyayangkan atas penanganan terhadap pasien tersebut, yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Omben.

“Kenapa pasien sampai separah ini, padahal penyakit yang diderita pasien tidak begitu serius, hanya mabuk biasa,”  kata dokter dengan nada sedih, Selasa (17/10/2017).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kejadian ini, sehingga mengundang perhatian warga setempat, membuat salah anggota LSM KPK Nusantara merasa prihatin terhadap kondisi korban.

Mottofi, tim Investigasi LSM KPK Nusantara DPC Sampang Mengungkapkan atas kejadian ini saat ditemui disekretariat LSM KPK Sampang.

“Betul mas…! saya dan teman-teman berasa bersalah dan sangat prihatin atas kejadian yang menimpa korban (pasien mabuk), karena pelayanan perawat dari Puskesmas Omben sangat mengecewakan dan kurang maksimal dalam melakukan tindakan medisnya,” ujar Mottofi.

Baca Juga:  Melalui Apel Polri, 4 Perwira Jajaran Polres Rohul Jalani Sertijab

Lebih lanjut lelaki yang rumahnya dekat dari Puskesmas Omben ini mengatakan, bahwa cara pelayanan seperti bukan seorang perawat, (dengan kata lain, seperti takut untuk menyentuh tubuh korban).

Mottofi menambahkan, sementara petugas jaga di Puskesmas Omben pada waktu itu saat dikonfirmasi hanya diam saja, soelah tidak perduli dengan kondisi pasien tersebut.

Hal senada disampaikan oleh Muhlis, ketua LSM KPK Nusantara DPC Sampang, ia juga angkat bicara terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat Puskesmas Omben tersebut, yang seakan-akan takut untuk menyentuh pasiennya.

Muhlis mengaku, bahwa pihaknya akan melakukan protes atas pelayan Puskesmas Omben. “Kami akan mengadakan pertemuan dengan pihak Puskesmas Omben, terkait dengan kejadian yang dikeluhkan warga akhir-akhir ini.” Pungkasnnya (Makmun)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan
Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya
Pj. Bupati Mura Resmikan Kegiatan Peluncuran Pekan Imunisasi Nasional 2024
Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024
Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga
“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”
Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali
DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:59 WIB

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan

Selasa, 23 Juli 2024 - 03:14 WIB

Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya

Selasa, 23 Juli 2024 - 01:51 WIB

Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024

Senin, 22 Juli 2024 - 11:34 WIB

Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:23 WIB

“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:41 WIB

Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali

Minggu, 21 Juli 2024 - 00:32 WIB

DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:55 WIB

Workshop Peningkatan Inovasi Dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KATA KREATIF) Indonesia Di Kota Yogyakarta

Berita Terbaru