BeritaPendidikan

Diduga Dimutasi Sepihak, Guru SD Menuai Kontroversi

×

Diduga Dimutasi Sepihak, Guru SD Menuai Kontroversi

Sebarkan artikel ini
Diduga Dimutasi Sepihak, Guru SD Menuai Kontroversi
Lokasi SD Negeri 4 Srono. (Foto:Dafid). 

BANYUWANGI, Radar-X.Net – Oknum guru SD Negeri 4 di kecamatan Srono diduga di mutasi secara sepihak oleh kepala sekolah setempat sehingga membuat wali murid geram dan akan membuat aksi yang sangat merugikan pihak sekolah apabila tuntutan walimurid tidak di penuhi.
Pasalnya, para wali murid merasa heran atas pemutasian oknum guru tersebut atas nama inisial MRG. Ironisnya, pemutasian itu dinilai banyak kejanggalan, mereka pun mengadu ke UPTD pendidikan Srono pada Jum’at (18/08/2017), namun menurut keterangan wali murid jawabannya di putar-putar dan tidak jelas.
Dikatakannya, bahwa pemutasian ini dinilai tidak mempertimbangkan kondisi rasio guru PNS tersebut dan murid di sekolah itu.
“Sekarang aja guru pengajarnya kurang PNS nya, cuma 4 dan dari 250 siswa kok ada yang dimutasi?, apalagi kepala sekolah ini baru sekitar 2 bulan menjabat kok sudah ada yang di mutasi apalagi penggantinya belum ada, dan timbul pertanyaan negatif dari semua walimurid, dan semuanya koplain kepada komite,” ungkap Wali murid.
Dijelaskannya, “itu sudah koordinasi sama komite, katanya sudah nunggu SK dan ternyata sampai saat ini belom, katanya lagi penggantinya harus di persiapkan dulu, apa lagi ini kehendak masyarakat, dan apapun yang terjadi saya sebagai komite harus bergerak, karena juga wakil dari masyarakat, ternyata lama semakin lama walimurid resah, kok tidak ada penggantinya,” jelasnya.
Menurut komite, bahwa komplainya walimurid waktunya di ajarkan pelajaran kok gak diajar, akhirnya wali murid menggalang tanda tangan, dan mengajak kepada seluruh walimurid untuk mediasi tingkat bawah dulu. Dan rencana penyampaian pendapat itu Sabtu, namun hari Senin baru bisa diadakan mediasi bersama di kantor balai desa.
“Terkadang gerakan masyarakat itu tidak di sangka-sangka, saya sendiri jaga-jaga, dan walimurid mengajukan 4 item, yaitu; 1. kepala sekolah harus pindah, 2.Guru yang di pindah harus kembali, 3.penambahan guru baru, 4.kalau tidak ada respon senua walimurid akan memindahkan anaknya ke sekolahan lain, dan anak-anak belajar kan seharusnya kondusif dan nyaman,” kata Komite.
Beberapa walimurid saat di wawancarai radar-x.net mengatakan, “memang Guru yang dimutasi itu sangat teladan dan kreatif dimana kami semua membanggakan guru tersebut, karena seringkali sekolah tersebut mendapatkan prestasi tingkat Kabupaten bahkan pernah tingkat Nasional, itu semua berkat didikan guru tersebut”, ungkapnya.
Dijelaskannya, “yang membuat kami kecewa apa yang pernah di katakan kepala sekolah tersebut dengan kata-kata kasar pada muridnya dengan kalimat “jamput”, itu sudah tidak mencerminkan seorang pendidik, apalagi banyak informasi bahwa kepala sekolah itu sebelum masuk ke sekolahan sini juga terkesan arogan,” jelasnya.
“Kami dari 200 wali murid lebih sudah sepakat mengajukan 4 persaratan, apabila dari permintaan ini ditolak, kami akan memindahkan anak-anak kami ke sekolahan lain, karena kami butuh kenyamanan anak-anak belajar.” tambahnya dengan nada kecewa
Sementara, Nurhamim saat di konfirmasi melalui telpon selulernya mengatakan, “pemutasian itu di lakukan kepentingan SD yang melakukan roling penyegaran, bukan SD itu saja, tapi juga SD yang lain, jadi untuk upaya kita untuk adanya penyegaran demi kebaikan, mepingnya di ajukan, kita usulkan ke dinas selesai SK nya, dan SK nya sudah di terima masing-masing,” paparnya
Lebih lanjut Nurhamim menjelaskan, “semuanya itu kan ada aturan maennya, itu upaya perbaikan, jadi perlu ada penjelasan pada wali murid atau kepada pihak pihak yang terkait. Saya, itu sudah satu paket, ada yang keluar ada yang masuk, namun yang masuk sudah realisasi tapi masih proses.” Jelasnya.
Saat di singgung terkait sekolahan mana saja yang di mutasi, “ya banyak tapi tidak bisa saya sebutkan, jadi rapat kepala sekolah sudah saya sampaikan ke kepala sekolah banyak juga, pada intinya kami itu sudah prosedur, kami usulkan, dan kita olah disini, demi perbaikan.” Pungkas Nurhamim.(*)
*Bersambung…. (Dafid Firmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page