PAMEKASAN, RADAR-X.net – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Mengingatkan masyarakat agar sadar lingkungan, hal tersebut disampaikan saat menjalin pertemuan dengan warga korban bencana banjir di Kelurahan Jungcangcang, Kota Pamekasan, Kamis (03/03/2022).
Menurut Bupati, hadirnya bencana banjir menjadi ujian dan cobaan bagi semua masyarakat, tidak hanya pada pejabat pemerintah. Sebab faktornya bisa karena kelalaian dalam menjaga sampah lingkungan, di hulu bisa karena ada penebangan pohon, dan faktor kedangkalan dan penyempitan sungai.
“Banjir ini faktornya banyak, bukan karena Bupati dan Camatnya, bisa karena kita lalai menjaga lingkungan,” kata Bupati Baddrut Tamam didampingi Manajer PLN UP3 Pamekasan M Farqi Faris.
Oleh karena itu, Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menyampaikan bahwa bencana banjir yang terjadi belakangan bisa diambil hikmahnya dengan melatih diri untuk sabar dengan semua keadaan, tidak menyalahkan siapapun, namun berbenah untuk saling introspeksi diri.
“Bahkan tidak salah jika ada dalil keterangan bahwa kerusakan di muka bumi tidak lain hanya karena ulah tangan manusia,” ujarnya.
Meski demikian, Mas Tamam dalam waktu dekat sudah mempersiapkan alat berat berupa ekskavator untuk mengeruk sungai, terutama di sekitar wilayah Kelurahan Patemon. Sebab di lokasi ini, debit air sungai setelah dari hulu tidak bisa ditampung hingga ke hilir. Sehingga menyebabkan air meluap dari permukaan sungai.
Saat banjir, Mas Tamam menyusuri perumahan warga terdampak. Dia mengaku terharu setelah mendapatkan warga sakit, tidur di kasur dengan genangan air, di tambah padam lampu. Dia pun tidak sungkan untuk memberi nasihat agar tetap sabar.
Setelah memberikan penjelasan, rombongan Bupati ini kemudian memberikan bantuan sembako dan lampu mini. Bantuan tersebut didapat atas kerjasama dengan PLN UP3 Pamekasan.
(Hol)














