BATU BARA, radar-x.net – Maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda dan anak-anak di wilayah kabupaten Batu Bara, Badan Narkotika Nasional (BNN) adakan sosilisasi di kantor desa kelurahan bagan area kecamatan Tanjung Tiram. Kamis (15/08/2019).
Dalam acara tersebut, hadir Iptu Rudi Syafrizal, perwakilan dari kapolsek Labuhan Ruku, Muhammad Rafi Daulai Skin dari kepala BNN Batu Bara bersama rombongan, Lurah Bagan Arya Halimal Yusri, pemuka masyarakat toko pemuda dan beberapa ormas setempat dan anggota karang taruna Bagan Arya.
Terbentuknya BNN di Batu Bara 2018 lalu yang berkantor di jalan lintas Sumatra, tepatnya di desa Sei Balai kecamatan Sei Balai, kabupaten batu Bara, yang sekarang ini memiliki (24) personil terdiri dari dua orang dari polri, tiga orang dari PNS organik BNN, enam orang dari PNS Pemkab Batu Bara tiga belas orang, TKK.
Muhammad Rafli Daulai, mengatakan, BNN Repulik Indonesia memiliki Visi/Misi. Visi adalah menjadi lembaga non kementrian yang profesional dan mampu menggerakkan seluruh komponen masyarakat bangsa dan Negara Indonesia dalam melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dari perdagangan gelap narkotika, psikotropika, dan prekusor dan bahan-bahan adiktif lainnya di Indonesia.
“Misi nya menyusun kebijakan Nasional P4GN, melaksanakan operasional P4GN sesuai bidang tugas dan kewenangan mengkordinasikan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya,” ujarnya.
Dijelaskannya, Memonitor dan mengendalikan pelaksanaan kebijakan Nasional P4GN, menyusun laporan pelaksanaan kebijakan Nasional P4GN, dan di serahkan kepada Presiden.
“Fungsi dan program sinergi BNN adalah mengadakan pemberantasan, pencegahan, rehabilitas serta pemberdayaan masyarakat, istilah narkoba adalah akronim dari narkotika, psikotropika dan adiktif lainnya, zat-zat alami maupun kimiawi yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh baik secara injek/ suntikan dapat mengubah fikiran dan prilaku seseorang.” Pungkasnya. (Ham)














