BANYUWANGI, RADAR-X.net – Beredarnya Pemberitaan Media online soal pemecatan M.Yunus Wahyudi selaku Manager Persewangi, lantaran telah mengemplang Dana rupanya hanya tuduhan sesat dan tidak berdasar.
Diduga kuat tuduhan tidak jelas tersebut sengaja diciptakan supaya nama baik Sang Harimau Blambangan jelek di mata masyarakat Banyuwangi.
Terlihat, setelah dipertemukannya antara Crew Persiwangi dengan 5 orang perwakilan dari M.Yunus Wahyudi, terbukti bahwa tuduhan yang ditujukan kepada M. Yunus Tidak Benar.
Bertempat di Cafe simpang tiga kota Rogojampi kecamatan Rogojampi. Minggu (24/12/2023), Crew dari Persiwangi yang hadir diantaranya, Bagong Iswahyudi Pelatih kepala Persiwangi, Frengky mchartur Pelatih Fisik, Ikrom asisten pelatih, Juniarto/Gembor administrasi, Imron Administrasi dan Ibul Hadi Ofisial.
Sedangkan 5 orang yang mewakili M.Yunus adalah Boy, Agung, Albar, Fatih dan sekertaris M.Yunus Wahyudi.
Disaksikan H.Nanang Selaku orang penting di Persiwangi, Pertemuan yang berlangsung hampir 5 jam tersebut berjalan mulus tidak sampai terjadi ketegangan.
Secara Rinci Crew Persiwangi dan perwakilan M. Yunus mencocokkan laporan penggunaan Dana Anggaran.
Dari hasil pencocokan itulah,di temukan uang pribadi milik M.Yunus justru masih Terpakai sekitar 70 jutaan dan hingga sampai saat ini belum dikembalikan.
Adapun surat pemecatan yang di keluarkan oleh manajemen Persiwangi, rupanya hanya keputusan sepihak. Terlebih keputusan pemberhentian M.Yunus Sebagai Manager Persiwangi belum mendapat persetujuan Dari H. Nanang.
Dikonfirmasi setelah pertemuan usai dilaksanakan, H.Nanang Berharap ke depan Persiwangi bisa exist dan membawakan nama baik Banyuwangi.
“Alhamdulillah mas, hari ini kita bisa bertemu bersama untuk mengurai persoalan yang terjadi beberapa hari ini. Saya sangat berterimakasih kepada seluruh yang hadir dalam acara ini, sehingga permasalahan yang sekarang ini terjadi bisa selesai dan menemukan titik terang. Saya berharap ke depan Persiwangi bisa semakin Maju. Persiwanngi bukan milik pribadi akan tetapi Milik rakyat Banyuwangi,” ucapnya.
Lantaran tidak mau namanya tercemar, M.Yunus Wahyudi meminta agar pihak yang sengaja menjatuhkan namanya segera meminta maaf dan memberikan klarifikasi secara terbuka melalui media.
(red)














