Beredar Kabar Setelah Divaksin Meninggal, Begini Penjelasan Keluarga Korban

0
405

SAMPANG, RADAR-X.net – Sempat ramai kabar dan menjadi perbincangkan hangat di masyarakat, bahwa setelah dilakukan suntik vaksin mereka akan jatuh sakit dan berakhir dengan kematian.

Dengan beredarnya kabar tersebut, hingga menuai kewas-wasan pada masyarakat, akhirnya mereka banyak yang enggan di suntik vaksin, meskipun mereka diharuskan untuk melakukan vaksinasi karena kepentingannya sendiri.

Menanggapi hal demikian, Zehroh warga desa Sogiyan kecamatan Omben kabupaten Sampang Madura, yang merupakan saudara kembar dari korban yang diduga meninggalnya karena setelah dilakukan vaksinasi mengatakan bahwa meninggalnya (UM) bukan karena di suntik vaksin. Sabtu (07/08/2021)

“Bukan mas…! Saudara saya meningal bukan karena di suntik vaksin, bahkan almarhumah belum pernah melakukan vaksinasi.” Ucap Zehroh

Zehroh mengungkan, bahwa kabar meninggalnya saudara saya itu karena divaksin itu semua bohong dan itu semua tidak benar (Hoax).

“Jadi, masyarakat jangan di takut-takuti dengan hal seperti itu, kasihan mereka apalagi saat ini sedang dalam pandemi Covid-19.” Ungkap Zehroh

Secara terpisah, hal senada di utarakan oleh Ali Wafa warga desa Gersempal yang baru saja ditinggalkan istri tercintanya karena meninggal, ia mengatakan bahwa meninggalnya istrinya bukan karena vaksin.

Baca Juga:  Kades dan Perangkat Desa Kecamatan Sukamakmur Ikuti Program Vaksin Covid-19

“Kabar dari mana itu, dan siapa yang mengabarkan kalau istri saya meninggal setelah di lakukan vaksinasi, itu tidak benar.” Kata Ali Wafa dengan nada sedih

“Marilah kita perbanyak berdoa kepada Allah SWT, semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir, agar situasi kembali normal dan kembali pulih.” Harap Ali Wafa

Hingga berita ini ditayangkan, selama ini di wilayah Omben, kasus meninggal karena divaksin itu tidak benar. (MK/TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.