foto : salah satu bukti yang dikantongi aktivis dan petani
Sampang, Radar x. net – Gabungan aktivis di Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur, akan melaporkan kios-kios ke Mapolres Sampang. Rabu, 01/11/2023 malam.
Laporan yang akan dibawanya ke Polres setempat, berdasarkan unek-unek dan keluhan dari para petani yang sulit untuk mendapatkan pupuk serta melambungnya harga pupuk bersubsidi dari kios-kios selaku penyalur.
Diketahui, gabungan aktivis tersebut terdiri dari gabungan aktivis Wartawan dari berbagai media.
“Kami akan melaporkan kios-kios yang nakal ke Polres Sampang, karena menjual pupuk bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET).” ucap salah satu aktivis (R) saat ditemui dikantornya
“Laporan yang akan kami layangkan ke Polres, berdasarkan temuan kami dilapangan dan beberapa laporan dari para petani.” imbuhnya
Selain itu, dengan nada tegas. Kami juga sudah mengantongi data-data yang akurat terkait dengan kasus yang akan kami laporkan.
“Setelah kami laporkan kasus ini ke Polres, dan kami akan terus mengawalnya hingga tuntas.” Cetusnya
Secara terpisah, salah satu petani yang tidak mau dipublikasi namanya menyampaikan kegelisahannya selama ini.
“Kami sangat gelisah mas…! Karena harga pupuk bersubsidi harganya cukup tinggi.” ujarnya
“Bahkan Kami sangat senang kalau masalah ini dilaporkan, demi kesejahteraan para petani.” Pungkasnya penuh harap
Saat disinggung harganya, petani tersebut dengan kelas mengatakan bahwa harga pupuk bersubsidi yang dibelinya seharga Rp. 125 ribu rupiah.
Hingga berita ini ditulis, menurut para aktivis tersebut, bahkan ada kios yang mematok harga pupuk bersubsidi dengan harga Rp. 130 ribu rupiah.
(Wh/Korwil Madura)














