Bea Cukai Madura Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal, Dengan Pontensi Merugikan Negara Sekitar Rp2.3 Miliar

0
8
Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Madura saat melakukan Pemusnahan Jutaan Batang Rokok Ilegal di TPA Angsanah. (Foto:Hol)

PAMEKASAN, RADAR-X.net – Keseriusan Pihak Pemkab Pamekasan dan Bea Cukai Madura, terkait peredaran Rokok Ilegal tidak main-main, terbukti dengan pemusnahan sebanyak 5.329.166 batang dari hasil 151 penindakan yang terhitung sejak 30 Juni sampai 12 Oktober 2021.

Dari hasil penindakan tersebut jutaan batang rokok dimusnahkan di TPA Angsanah Desa Samatan Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Jumat (29/10/21).

Kepala Bea Cukai Madura Yanuar Calliandra mengatakan, bila diangkakan jutaan batang rokok ilegal tersebut tembus kurang lebih Rp5,4 miliar, hanya setelah diselidiki kerugian negara mencapai Rp2,3 miliar. Rokok tersebut diperoleh dari kegiatan operasi sebanyak 151 kali penindakan. Terhitung sejak 30 Juni 2021 sampai 12 Oktober 2021.

“Langkah penindakan ini dilakukan setelah memperoleh informasi masyarakat, maupun dari hasil penggalian informasi pihak tertentu. Pemusnahan bertujuan untuk menghilangkan wujud awal dan sifat hakiki barang dengan cara ditimbun,” kata Yanuar di lokasi pemusnahan.

Langkah pemusnahan katanya, dilaksanakan berdasarkan surat persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan System Informasi Nomor S-206/MK.6/KN.5/2021, tertanggal 13 Oktober 2021. Meski demikian Bea Cukai menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, terutama pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  PT Pelindo 1 Cabang Kuala Tanjung Gandeng HNSI Dalam Pengembangan Ekonomi Nelayan

Menurutnya, potensi tembakau di Madura sangat melimpah dan mampu menghasilkan rokok yang berkualitas. Dari itu tidak sedikit sejumlah kalangan yang menggantungkan hidupnya melalui pertanian tembakau maupun industri hasil tembakau.

“Namun sayangnya berbarengan dengan potensi itu, ada sebagian pihak yang menyalahgunakan, memproduksi rokok secara ilegal. Akibatnya hal ini akan menyebabkan kerugian masyarakat, baik bagi kesehatan maupun keberlangsungan industri rokok,” ungkap Yanuar.

Saat ini Bea Cukai Madura bersama pemkab terus mengedukasi turut digalakkan melalui media massa, di antaranya memasang berbagai iklan melalui hingga pemasangan baliho diberbagai tempat strategis. Demikian dilakukan sebagai wujud pengabdian yang menunjukkan keseriusan dalam mengedukasi masyarakat.

“Komitmen kami memberantas rokok ilegal hingga ke akar-akarnya melalui upaya represif, peningkatan pengawasan melalui kegiatan operasi, termasuk patroli darat, serta pemetaan daerah yang rawan terhadap rokok ilegal,” pungkas Yanuar. (Hol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.