BANYUWANGI, RADAR-X.net – Pemasangan lampu di jembatan Wiroguno yang menggunakan anggaran APBD Desember tahun 2023 lalu, di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman PUPR Banyuwangi baru seumur jagung beberapa lampu sudah mati. Rabu (13/03/2024).
Diketahui pelaksanaan proyek electrical lampu tersebut yakni CV Famila Graha dengan nominal kontrak senilai 197.582.020.20 juta.
Salah satu anggaran pemerintah guna mempercantik kota Banyuwangi maka sudah wajar ketika masyarakat ikut serta mengawasi pelaksanaan proyek tersebut.
Namun faktanya masih aja dugaan Oknum CV nakal yang masih bisa bermain-main dengan anggaran milik masyarakat tersebut.
Dari keterangan warga setempat mengatakan bahwa sudah ada lampu yang sudah sering mati dalam waktu 3 bulan.
“Lampunya sering mati padahal sering juga diperbaiki namun tetap saja tidak bisa normal,” kata Agus
Melihat kondisi pengadaan penerangan lampu yang semestinya maksimal dengan nilai anggaran sebesar itu, namun faktanya, berbeda dengan realita.
“Pengadaan lampu tersebut jelas besar anggaranya, sehingga jika terjadi adanya ketidakwajaran merupakan tugas dari dinas terkait untuk memberikan warning kepada pihak CV. Jika memang perlu, semisal masih ada anggaran yang perlu dicairkan lebih baik jangan dulu. Sampai proyeknya bener dan sesuai RAB yang telah diajukan,” imbuh Agus
Guna mencari perimbangan berita, awak media mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan singkat kepada pihak CV Famila Graha. Hingga berita ini ditayangkan pihak CV terkesan bungkam.
(Tim)














