Pemerintahan

Anggaran Daerah Terbatas, Bondowoso ‘Mengetuk’ Pintu Pusat untuk Ratusan Proyek Infrastruktur

154
×

Anggaran Daerah Terbatas, Bondowoso ‘Mengetuk’ Pintu Pusat untuk Ratusan Proyek Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, Radar-X.net – Keterbatasan anggaran daerah tak menyurutkan semangat Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk terus membangun.

Dengan posisi fiskal yang terbatas, Pemkab kini tengah mengupayakan berbagai terobosan pembiayaan melalui dukungan dari pemerintah pusat, terutama untuk sektor infrastruktur yang mendesak.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Bondowoso, Puspo, menyampaikan bahwa dalam lima tahun ke depan telah disiapkan ratusan usulan proyek infrastruktur yang diharapkan dapat didanai oleh pemerintah pusat.

“Memang sangat kecil kemampuan kita jika hanya mengandalkan APBD. Jadi harus ada intervensi dari pemerintah pusat untuk mendanai proyek-proyek strategis,” ujar Puspo kepada sejumlah media.

Kesempatan langka hadir saat Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bondowoso, (18/25).

Pemerintah daerah langsung memanfaatkan momen tersebut untuk mengajukan sejumlah usulan, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan, irigasi, perumahan, hingga pengelolaan persampahan.

“Untuk tahun ini saja, sekitar 200-an usulan proyek sudah kami siapkan. Detailnya nanti akan disampaikan langsung oleh Pak Bupati,” tambah Puspo.

Diketahui, Komisi V DPR RI memang membidangi infrastruktur dan perhubungan, sehingga keberadaan mereka menjadi peluang strategis bagi Bondowoso untuk menjembatani kebutuhan pembangunan yang tak bisa sepenuhnya dibiayai dari kas daerah.

Pemerintah daerah berharap, sinergi dengan pusat dapat mempercepat akselerasi pembangunan di Bondowoso, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page