BeritaOpini

Aliansi Wartawan Banyuwangi Mengecam Keras Perkataan Kapolres Waykanan

×

Aliansi Wartawan Banyuwangi Mengecam Keras Perkataan Kapolres Waykanan

Sebarkan artikel ini
Aliansi Wartawan Banyuwangi Mengecam Keras Perkataan Kapolres Waykanan
Foto Ilustrasi. 

BANYUWANGI, radar-x.net – Penghinaan profesi wartawan yang dilakukan Kapolres Waykanan AKBP Budi Asrul Kurniawan mendapat kecaman keras dari beberapa aliansi wartawan yang ada di Indonesia, salah satunya adalah aliansi PM2 (Pengembang Media Mingguan) Banyuwangi bersama rekan rekan wartawan Pos 1 Sritanjung yang ada di Banyuwangi, apa yang dilakukan Kapolres Waykanan sangat menyakiti profesi jurnalis yang ada di Indonesia, Senin (28/08/2017).
Pasalnya, apa yang dilakukan oleh kapolres tersebut mencerminkan bukan sosok peminpin yang berprilaku baik, kasus penghinaan ini harus ditanggapi serius oleh petinggi-petinggi jurnalis yaitu Dewan Pers, tidak hanya sampai disitu walaupun kapolres tersebut sudah meminta maaf, harus di seret kerana hukum sesuai UU Pers No 40 tahun 1999, agar kedepan tidak ada lagi kapolres ataupun oknum-oknum polisi seperti itu yang menghina profesi wartawan. 
Selain itu, perlu ada sanksi tegas dari pimpinan tertinggi Polri agar kapolres Waykanan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres, jika terbukti kapolres tersebut telah mengdeskreditkan profesi wartawan sebagai “kotoran hewan”, itu sudah sangat jelas penghinaan yang sangat luar biasa, harus dicopot secara tidak hormat.
Seperti diberitakan sebelumnya diberbagai media, Kapolres Waykanan AKBP Budi Asrul Kurniawan beraksi sangat kelewat batas terhadap wartawan, ketika beberapa jurnalis hendak mengabadikan sebuah cekcok yang nyaris berujung perampasan alat media kapolres tersebut malah melarang sang pewarta untuk mengabadikan peristiwa tersebut.
Perwira menengah itu diduga malah menghina profesi wartawan dan mendiskreditkan media cetak yang berada di Lampung. Di hadapan dua wartawan, kapolres tersebut menyamakan profesi jurnalis dengan kotoran hewan yang sangat menjijikkan.
Ia juga menyatakan koran di Lampung tidak ada yang membaca sudah tutup, sudah tidak ada yang baca koran-koran di Lampung, semua itu kalas teri, mending nonton film di HBO atau bokep (film porno) dari pada baca berita.
Perkataan kapolres waykanan dia lontarkan saat penertiban massa pro dan kontra kendaraan pengangkut batu bara yang hampir terlibat pertikaian di kampung Neheribari, Balmbanganumpu, Waykanan Lampung. (Df/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page