Akhir Masa Jabatan, Kepala Desa Pengarang Pamit Pisah Saat Pengajian Rutin

0
14

BONDOWOSO, RADAR-X.net – Pemerintah Desa Pengarang Kecamatan Jambesari, Bondowoso menggelar pengajian rutin bertempat di Balai Desa Pengarang, Sabtu (12/6/21) malam.

Dalam acara pengajian tersebut, M. Muhlis kepala desa Pengarang sekaligus mengingat sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Pemkab Bondowoso, bahwa Masa jabatannya berakhir pada 22 Juni 2021.

Dengan berakhirnya masa jabatannya itu, M. Muhlis selaku kepala desa Pengarang sekaligus pamit pisah kepada seluruh warganya yang hadir dalam pengajian tersebut.

Dalam sambutannya Muhlis akrab sapaannya menyampaikan pemintaan maaf kepada seluruh warganya atas kekurangannya yang selama ini ia memimpin Desa Pengarang.

“Selama enam tahun desa Pengarang sudah banyak kemajuan yang sudah dicapai, berupa infrastruktur di setiap RT dan Dusun secara bertahap.” Kata Muhlis.

Muhlis juga menuturkan, bahwa Dana Desa (DD) dan ADD tidak bisa sepenuhnya digunakan untuk pembangunan fisik, karena harus dialihkan ke bantuan langsung tunai (BLT), hal itu dampak dari kebijakan Pemerintah pusat terkait Covid-19, apalagi anggaran Tahun 2021 belum turun 100 persen, sehingga realisasi pembangunan fisik terkendala.

Baca Juga:  Drama Kolosal Meriahkan Hari Jadi Bondowoso Pada Malam Ketiga

Namun, lanjut Muhlis, desa Pengarang masih bisa membangun sarana fisik karena dapat bantuan dari Pemprov Jatim.

“Saya berjuang meski dalam situasi Covid-19, desa Pengarang masih mendapat bantuan pembangunan fisik, Seperti paving dan lampu penerangan jalan dari Pemprov Jatim,” ucap Muhlis di hadapan seluruh warga.

Tidak lupa, Muhlis menyampaikan terimakasih kepada seluruh perangkat desa, yang sudah membantunya melayani masyarakat Pengarang selama enam Tahun.
Di samping itu, juga kepada para ketua RT, pemuda desa, serta tokoh-tokoh masyarakat yang sudah berpartisipasi dan mendukungnya dalam membangun Desa.

“Dengan dukungan Perangkat desa, para pemuda, tokoh masyarakat dan seluruh warga, alhamdulillah saya bisa menjalani amanah enam Tahun memimpin Pengarang, saya ucapkan terimakasih banyak,” ungkap Muhlis.

Terkait pencalonan Pilkades yang akan digelar Oktober mendatang, Muhlis menegaskan, bahwa dirinya tidak berharap menjadi Kepala desa kembali jika hanya membawa mudhorat dan membawa desa Pengarang tidak maju. Ia juga meyakinkan warganya, bahwa masih banyak generasi penerus para pemuda dan tokoh yang bisa melanjutkan perjuangannya membangun desa.

Baca Juga:  Serikat Pekerja Nasional Tolak PP 78, Ratusan Buruh Desak Gubernur

Siapapun nanti, kata Muhlis, pada periode berikutnya yang mempimpin desa Pengarang, ia menitip agar semua program yang sudah berjalan terus dilanjutkan dan bisa lebih baik kedepannya.

“Di akhir jabatan ini, saya sampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga Pengarang, jika selama enam Tahun target pembangunan serta pelayanan belum terpenuhi semuanya. Saya berharap, siapapun pengganti saya, teruskan kebiasaan istighosah dan pengajian di Balai desa ini. Teruskan perjuangan membangun desa Pengarang,” pungkas Muhlis. (Zul/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.