![]() ![]() |
| Foto: Herry, |
JEMBER – Ada pertemuan pasti ada perpisahan, begitu juga dengan siswa Kelas XII SMAN Kalisat Jember . Setelah menempuh pendidikan selama 3 tahun, sebanyak 253 siswa kelas XII diwisuda dan akan meninggalkan dengan menggelar lepas pisah sebagai tanda perpisahan yang dihadiri semua guru, siswa dan orang tua / wali murid kelas XII , Selasa (3/5/2016). “Acara Gemilang SMAN Kalisat Tahun 2015/2016 ini, merupakan acara lepas kenang, perpisahan yang digabungkan dengan Galeri, yaitu Tempat apresiasi seni siswa-siswi SMAN Kalisat. Kegiatan ini menampilkan tari, paduan suara, teather dan pantomim.” Terang Dae Arnil Sura, Spd, selaku Humas SMAN Kalisat, Selasa (3/5/2016).
Saat acara berlangsung, banyak siswa yang berpakaian adat Bali, juga ada tampilan tari dan kesenian Bali sehingga tampak seperti di Bali. Perpisahan ini dikemas dengan kegembiraan juga ada ungkapan kesedihan dari siswa kelas XII yang sebentar lagi aka meninggalkan sekolah, sedih dan gembira berbaur menjadi satu. Tentunya acara ini akan menjadi kenangan manis yang tidak terlupakan. Masih menurut Dae, “Tema tiap tahun temanya selalu berubah, tahun ini menampilkan etnik Bali tahun kemarin Remong atau Jawa Timur. Acara ini sebagai kenangan terindah bagi siswa kelas XII sebelum meninggalkan sekolah sebagai moment sebelum berpisah dengan sekolah.”
“Jumlah siswa SMAN Kalisat saat ini sebanyak 798 siswa, siswa kelas XII yang diwisuda hari ini, sebanyak 253 siswa. Kita mengapresiasi lulusan tahun ini karena yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi sekitar 60%, sisanya yang 40% ada yang masuk angkatan dan sisanya lagi memilih untuk bekerja. Tingginya Animo siswa untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi, tahun ini lebih tinggi dari tahun kemarin, lebih meningkat sebagai bukti bahwa SMAN Kalisat mampu mencetak siswa agar mempunyai cita-cita tinggi, tidak berhenti sampai di SMA saja. Prestasi tahun ini juga cukup seimbang, baik prestasi akademik maupun non akademik. Prediksi, hasil ujian tahun ini lebih baik melihat semangat siswa yang cukup tinggi untuk belajar.” Tegas Dae.
Kita berharap, ujar Dae, Sekolah ini (SMAN Kalisat) semakin baik, animo untuk melanjutkan pendidikan itu harus ada meskipun kita sekolah di pinggiran. Harapan tidak boleh mati. Setiap tahun, semakin banyak siswa yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Kita ingin,meski di pinggiran sekolah ini tidak kalah dengan yang di kota, mampu bersaing dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri . Semoga siswa kelas XII yang akan lepas ini bisa sukses dan bisa meraih cita-cita yang diinginkan. (herry)














