PURUK CAHU, Radar-x.net – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., mengapresiasi kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI-Polri dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026.
Menurut Johansyah, kesiapsiagaan seluruh unsur terkait menjadi bagian penting dalam upaya mencegah sekaligus menangani kebakaran yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Murung Raya.
Ia menilai langkah antisipasi perlu diperkuat sejak dini, terutama melalui kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Kami mengapresiasi kesiapan BPBD dalam menghadapi potensi kebakaran. Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan seperti ini sangat penting agar apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak sampai meluas,” ujar Johansyah saat di bincangi awak media, Minggu (6/9/2026).
Johansyah juga mendorong BPBD meningkatkan pemantauan terhadap wilayah yang dinilai rawan terjadi karhutla. Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran lahan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan petugas. Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan, khususnya dalam mencegah munculnya titik api serta melaporkan potensi kebakaran sedini mungkin.
“Kita berharap masyarakat ikut membantu. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan jika menemukan titik api. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.
DPRD Murung Raya, lanjut Johansyah, juga mendorong penguatan koordinasi antara BPBD, pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, dunia usaha, serta masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.
“Kesiapan personel dan peralatan harus terus dipastikan. Dengan koordinasi yang baik, kita dapat meminimalkan dampak apabila terjadi kebakaran dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya. (hbr).
Johansyah Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD Hadapi Potensi Karhutla















