BONDOWOSO, Radar-X.net – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat menyusul polemik penampilan DJ dalam rangkaian acara Bondowoso Digital Day 2026 di Alun-Alun Bondowoso.
Ia menegaskan pemerintah daerah telah memberikan teguran kepada penanggung jawab kegiatan dan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut Abdul Hamid Wahid, penampilan yang menuai sorotan tersebut berada di luar konsep acara yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah.
“Kami sudah memberikan teguran kepada penanggung jawab acara. Kami juga akan melakukan evaluasi secara mendasar terkait standar kepatutan dalam setiap kegiatan hiburan yang diselenggarakan pemerintah daerah,” kata Abdul Hamid Wahid. Senin (27/07/2026).
Bupati mengaku memilih meninggalkan lokasi lebih awal untuk membahas persoalan tersebut setelah mengetahui adanya penampilan yang dinilai tidak sesuai dengan konsep acara.
Ia menegaskan pemerintah daerah bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut.
“Saya selaku pimpinan daerah memohon maaf kepada seluruh masyarakat Bondowoso. Kejadian ini merupakan kecolongan dan berada di luar konsep yang telah direncanakan,” ujarnya.
Abdul Hamid Wahid menjelaskan, berdasarkan keterangan penanggung jawab acara, tidak pernah ada konsep ataupun rencana menghadirkan penampilan seperti yang kemudian menjadi sorotan publik.
Penanggung jawab juga dinilai lalai karena tidak melakukan penyaringan maupun konsultasi terlebih dahulu terkait konsep hiburan yang ditampilkan.
Menurutnya, hiburan yang disiapkan semula hanya berupa penampilan musik dan panggung hiburan sebagaimana lazimnya acara pemerintah.
“Tidak ada konsep seperti itu sejak awal. Yang direncanakan hanya hiburan biasa di atas panggung. Karena itu kami memberikan teguran kepada penanggung jawab,” tegasnya.
Bupati menilai penampilan tersebut tidak memenuhi standar kepatutan untuk ditampilkan dalam acara pemerintah yang terbuka dan dihadiri berbagai kalangan usia.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan menyusun standar yang lebih ketat dalam penyelenggaraan hiburan pada setiap kegiatan resmi, sehingga seluruh materi pertunjukan terlebih dahulu melalui proses seleksi dan persetujuan sebelum ditampilkan kepada publik.
(Skr)














