Pendidikan

111 Santri Di Wisuda, Ponpes Al-Arifin Sampang Tekankan Menjadi Manusia Bermanfaat

179
×

111 Santri Di Wisuda, Ponpes Al-Arifin Sampang Tekankan Menjadi Manusia Bermanfaat

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, RADAR-X.Net – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Al-Arifin di Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Senin (01/06/2025)

Di bawah langit cerah Madura, sebanyak 111 santri resmi di wisuda, menandai babak baru dalam perjalanan hidup dan pengabdian mereka.

Wisuda ini menjadi puncak dari proses pendidikan yang panjang dan penuh makna. Terdiri dari 29 santri Taman Kanak-Kanak (TK), 35 santri tingkat SMP, dan 47 santri lulusan SMA, prosesi tersebut menjadi saksi atas semangat dan dedikasi yang telah ditanamkan selama mereka menimba ilmu di bawah naungan Yayasan Ponpes Al-Arifin.

Acara berlangsung meriah namun tetap syarat nilai spiritual. Ratusan wali murid hadir dengan wajah bangga dan mata berkaca-kaca, menyaksikan anak-anak mereka berdiri di atas panggung kehormatan. Suara shalawat dan doa membalut atmosfer pesantren, menghadirkan nuansa sakral dan menggugah hati.

Dalam sambutannya, KH Sofyan Asy’ari, pengasuh sekaligus tokoh sentral Ponpes Al-Arifin, memberikan pesan mendalam kepada para santri. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, sebagai pengingat abadi akan tujuan hidup yang mulia. “Khoirunnas anfauhum linnas – sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

KH Sofyan menegaskan bahwa pesantren tak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga penguatan nilai-nilai keislaman sejak dini. Meski tidak semua santri bermukim di dalam asrama (mondok), mereka tetap dibekali ilmu agama yang kuat. Bahkan, semua pelajaran umum dikaitkan dengan dalil-dalil Al-Qur’an, agar pengetahuan yang diterima senantiasa berpijak pada nilai-nilai ilahiah.

“Semua sumber ilmu pada akhirnya kembali ke Al-Qur’an. Itulah yang kami tanamkan kepada santri kami sejak dini,” tuturnya.

Ponpes Al-Arifin juga membuka pintu kesempatan lebih luas bagi para lulusannya. Santri yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi difasilitasi melalui jalur beasiswa, asalkan melakukan koordinasi dengan guru atau pengurus.

“Insya Allah, jika sejak awal berkoordinasi dengan guru, semua proses akan kami bantu. Kami ingin para santri terus belajar dan berkembang,” tambah KH Sofyan.

Tak hanya unggul dalam pendidikan dan spiritualitas, santri Al-Arifin juga aktif mengikuti berbagai ajang kejuaraan di tingkat kecamatan hingga kabupaten. Mereka telah menunjukkan bahwa santri bisa berdiri sejajar – bahkan unggul – dalam kompetisi akademik maupun non-akademik.

“Santri di sini tidak hanya berprestasi di lingkungan pondok, tapi juga mampu bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan lainnya,” pungkas KH Sofyan dengan penuh semangat.

Dengan semangat ilmu, iman, dan pengabdian, wisuda ini bukanlah akhir, melainkan titik tolak untuk melangkah ke medan kehidupan yang lebih luas.

Ponpes Al-Arifin kembali menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan yang tak hanya mencetak generasi cerdas, tapi juga generasi yang siap memberi manfaat bagi sesama.

(Faris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page