Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara telah menjalin kerja sama dengan Industri Pengembangan Usaha Mikro Kreatif (IPEMKA) untuk memberikan pelatihan pengembangan usaha kepada ratusan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah tersebut.
Tujuannya adalah untuk dapat bergabung dalam program Creative Product Network (CPN).
Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara, Bahagia Wati, menjelaskan bahwa kolaborasi antara Dinas Sosial Aceh Tenggara dan IPEMKA bertujuan untuk membimbing dan mengembangkan pelaku usaha kecil serta individu yang ingin memulai usaha kecil kreatif.
Hal ini khususnya berlaku bagi keluarga penerima manfaat PKH, dengan tujuan meningkatkan ekonomi keluarga mereka.
“Dalam era digital yang sedang berkembang, bersama IPEMKA melalui program Creative Product Network (CPN), kami berharap usaha kecil yang dimiliki oleh keluarga penerima manfaat PKH dapat lebih dikenal oleh masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas,” ungkap Bahagia Wati, Sabtu (28/10/2023).
Bahagia menambahkan bahwa ke depannya, mereka juga berharap ekonomi keluarga penerima manfaat PKH dapat meningkat sehingga mereka dapat secara mandiri keluar dari program bantuan PKH.
“Dengan demikian, melalui program Creative Product Network (CPN), kami juga berkontribusi dalam mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah kami,” tambahnya.
Salawati, salah seorang peserta dari Desa Teger Miko, berharap melalui program Creative Product Network (CPN), usaha gula aren yang telah dijalankan bersama suaminya dapat lebih dikenal oleh masyarakat di luar sana.
“Dengan harapan ini, omset penjualan yang sebelumnya hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari dapat meningkat.”Katanya
Diketahui bahwa pelatihan pengembangan usaha bagi pelaku usaha kecil yang menjadi keluarga penerima manfaat bantuan PKH telah berlangsung selama tiga hari di kantor Dinas Sosial setempat.
Pada Jumat (27/10/2023), kegiatan tersebut berhasil selesai dilaksanakan dengan melibatkan peserta pelaku usaha kecil kreatif penerima PKH dari 16 Kecamatan di Aceh Tenggara. (RH).














