Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dalam rangka memenuhi identitas kependudukan bagi anak usia pemula serta untuk persiapan Pemilu serentak Tahun 2024, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara, kembali melakukan Layanan Jemput Bola Rekam dan Cetak KTP Elektronik di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Aceh Tenggara.
Hal ini tentunya mempermudah para siswa-siswi mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El).
“Kartu identitas ini menjadi salah satu persyaratan untuk menjadi pemilih pada kontestasi Pemilu tahun 2024, sehingga tidak kehilangan haknya sebagai warga negara menjadi pemilih untuk yang pertama kalinya,” tutur Abri Br selaku Kepala Disdukcapil Agara kepada Radar-x.net, Kamis (16/11/2023).
Selanjutnya, Abri mengatakan, bahwa mereka sudah menjadwalkan dan menghubungi pihak sekolah untuk persiapan perekaman dan cetak KTP-El tersebut.
“Kami sudah beberapa kali turun ke Sekolah untuk melakukan perekaman, targetnya untuk siswa yang berusia 16-17 tahun,” jelasnya.


Menurut Abri, langkah ini disambut baik pihak sekolah karena sangat efektif, siswa tidak perlu meninggalkan sekolah.
Abri juga menyebutkan, ini sesuai dengan komitmen Pj. Bupati Aceh Tenggara Drs. Syakir, M.Si untuk mensukseskan Pemilu 2024, dengan terus mendorong Dinas Dukcapil Agara melaksanakan Program Jemput Bola (layanan Rekam/Cetak KTP-El ke satuan Pendidikan) di Kabupaten Aceh Tenggara sehingga dapat meningkatkan kepemilkan KTP-El bagi pemilih pemula.
“Siswa yang genap berusia 17 tahun atau lebih langsung mendapatkan KTP-El. Sedangkan siswa yang belum harus menunggu sampai genap 17 tahun untuk mendapatkan bukti fisik KTP-El nya” terangnya.
Kemudian, Abri mengatakan, bahwa Disdukcapil Aceh Tenggara sudah menyurati sekolah-sekolah, tinggal menunggu konfirmasi atas kesiapan dari sekolah tersebut.
Diketahui, sejauh ini Disdukcapil Aceh Tenggara sudah mengunjungi 3 sekolah yang menjadi titik pusat pelayanan, yakni SMAN 2 Kutacane, MAN 1 Aceh Tenggara, dan hari ini di SMKN 1 Kutacane.


“Untuk perekaman disekolah kami langsung menyediakan layanan alat Rekam/Cetak KTP-El seperti yang digunakan di kantor,” katanya.
Abri mengaku untuk tingkat kepemilikan KTP-El bagi pemula baru mencapai 97, 22 persen, dengan adanya program layanan jemput bola yang terus dilakukan, di akhir tahun 2023, capaian target 99, 4 persen diupayakan terpenuhi.
“Semoga menjelang pemilu 2024 semua usia pemula sudah melakukan perekaman dan telah memiliki KTP-El, sehingga semua dapat menggunakan hak pilihnya,” harapnya. (RH).














