Aceh Tenggara, Radar-x.net – Forum Anak merupakan mitra pemerintah yang penting dan berharga untuk mewujudkan pembangunan nasional dengan memperhatikan pemenuhan hak partisipasi anak.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus berupaya menunjukkan kepeduliannya terhadap kehidupan anak-anak di wilayah tersebut, dengan menggelar Sosialisasi Penguatan Forum Anak di Cafe Rasa Syukur Desa Simpang Empat Kecamatan Lawe Bulan, Kamis (26/10/2023) peserta yang terdiri dari pelajar SMA Sederajat.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Aceh Tenggara, Budi Afrizal mengatakan, Forum Anak sangat penting dibina, melalui forum inilah pemerintah dapat melihat merespon, keinginan, harapan, kebutuhan dan kekehawatiran anak dalam proses pembangunan.
Kata dia, keterlibatan anak dalam proses pembangunan menjadi sangat penting, karena untuk menjamin agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal baik dari segi fisik, mental, juga di dalam kehidupan sosial.
Budi juga menjelaskan, sebagai generasi penerus masa depan, keberadaan anak-anak sangat penting dan harus mendapat perhatian yang serius dengan memberikan perlindungan kepada anak-anak agar terhindar dari hal-hal yang dapat merusak dan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan yang tertera di V (Lima) Kluster pada indikator Kabupaten/Kota Layak anak .
Seperti perlindungan terhadap anak bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, sehingga terwujud anak bangsa yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Budi juga menyampaikan, sudah berbagai kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah di bidang partisipasi anak, antara lain melalui pembentukan wadah-wadah partisipasi anak sebagai media untuk mendengarkan dan menyuarakan aspirasi, pendapat dan harapan anak sebagai wujud partisipasi anak dalam proses pembangunan. Salah satu program dalam kebijakan partisipasi anak tersebut adalah membentuk dan mengadakan pertemuan Forum Anak.
Lanjut Budi, agar anak-anak memiliki andil yang besar untuk turut terlibat dalam setiap kegiatan. Sebab Forum Anak sebagai penghubung aspirasi anak, akan lebih mudah berkomunikasi jika komunikasi yang dilakukan adalah dengan teman sebaya atau sesama anak-anak lainnya. Dan hasil yang diharapkan juga langsung berdampak pada pertumbuhan, perkembangan dan peningkatan partisipasi anak.


Maka sebagai wujud kepedulian dan perhatian yang besar terhadap anak-anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) membentuk Forum Anak Daerah Tingkat Kabupaten Aceh Tenggara, serta berkomitmen untuk mewujudkan partisipasi anak dengan memfasilitasi keberadaan Forum Anak agar dapat memberikan input dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah guna mewujudkan kepentingan terbaik bagi anak dan menampung aspirasi serta kreatifitas anak di Aceh Tenggara. Terang Budi
Budi berharap dengan adanya kegiatan ini forum Anak harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yg lebih mendalam sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor). Dimana, Pelopor berarti menjadi agen perubahan, terlibat aktif memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan positif bermanfaat dan bisa menginspirasi banyak orang, sehingga banyak yang ikut terlibat untuk melakukan perubahan yang lebih baik lagi.
Sementara, Pelapor berarti terlibat aktif menyampaikan pendapat/pandangan ketika mengalami melihat atau merasakan tidak terpenuhinya hak perlindungan anak disekitar, lalu dapat melaporkan ke lembaga yang menangani permasalahan perlindungan anak. Selain itu, Forum Anak juga harus bisa menjadi orang yang bertahan dalam segala situasi, serta mempunyai kemampuan untuk membantu dan mengajak orang lain disekitarnya untuk turut serta dalam proses perubahan. Ujar Budi. (RH).














