Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dalam Rangka Implementasi Penyelenggaraan Sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) Menggelar Bimbingan Teknis Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Online.
Kegiatan Bimbingan Teknis ini menghadirkan 200 peserta terdiri dari pelaku usaha Se-Kabupaten Aceh Tenggara, yang berlangsung di Hotel Sartika, Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara.
Kepala DPMPTSP Aceh Tenggara, Ir. Edy Suvriadi, MM mengatakan, Bimtek yang bertema “Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Melalui Online Single Submission Risk Baseb Aproach (OSS-RBA) Tahun Anggaran 2023.”
Bertujuan, untuk mempermudah pelaku usaha dalam pengurusan perizinan, karena masih banyak pelaku usaha belum melaporkan jenis usahanya, melalui aplikasi Online (OSS-RBA) ini, Pelaku usaha sendiri nanti yang menerbitkannya, pihak perizinan nanti hanya memberikan akunnya,” Kata Edy Suvriadi kepada Radar-x.net, Selasa (13/06/2023).
Edy Suvriadi juga menyebutkan, kegiatan bimtek ini dilaksanakan selama 32 Jam dengan 8 kali pertemuan untuk season pertama 4 kali pertemuan dan season kedua 4 kali pertemuan dan untuk peserta kita batasi sebanyak 200 pelaku usaha.


Melalui kegiatan bimtek hari ini, Edy berharap pelaku usaha dapat lebih memahami proses pengajuan izin usahanya dan kewajiban setelah izin terbit.
“Karena melalui bimbingan teknis penerapan OSS RBA ini akan disampaikan mengenai implementasi/penerapan OSS RBA, yang merupakan tujuan adanya PP No. 5 Tahun 2021 tentang pedoman dan tata cara pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko, ” Ucapnya
“Saya berharap pelaku usaha yang hadir pada hari ini dapat terbuka mindset-nya bahwa dunia telah berubah dan kita dituntut untuk menyesuaikan perubahan yang sudah berkembang dengan berbagai kemajuan digitalisasinya.


Hari ini kita sama-sama belajar bagaimana mengurus izin hanya dengan menggunakan smartphone hingga izin tersebut terbit. Sehingga kita dapat mengedukasi ke pelaku usaha yang belum hadir hari ini dan pelaku usaha yang ada di desa-desa agar memiliki izin usahanya,” ungkap Edy
Edy juga berharap kepada seluruh peserta agara dapat mengikuti acara ini dengan sungguh-sungguh. Output-nya adalah peserta yang hadir mendapatkan izin usahanya dan terlebih dari itu outcome-nya yaitu aktifitas usahanya dapat berjalan dengan baik. Tentu dengan aktifitas usaha yang baik akan menghidupkan roda perekonomian suatu daerah sehingga kesejahteraan meningkat, angka pengangguran menurun. (RH).














