Madura-Sampang, Radar x. net – Saat Masyarakat Sampang Madura Jawa Timur gelisah dengan naiknya beberapa harga bahan pokok dan BBM, namun dibalik itu petani tomat merengek karena harga tomat menurun dragtis. Sabtu, 11/09/2022
Pantauan media dilapangan, harga bahan pokok yang saat ini sedang naik dan dikeluhkan Masyarakat seperti, telur, minyak goreng hingga bahan dapur lainnya seperti cabe dan bawang merah, namun bagi petani tomat di sampanh yang saat ini sedang merinding nestapa karena harga tomat dipasaran semakin anjlok.
Sehingga para petani tomat di sampang harus gigit jari seakan meluapkan rasa kecewa.
Hal itu dirasakan Habibah petani asal desa Taddan Camplong Sampang Madura Jawa Timur, bahwa harga tomat dari hasil panennya tak sesuai harapannya.
“Semua bahan pokok dan kebutuhan hidup mulai naik semua, namun hanya tomat yang harganya menurun hingga laku dipasaran dengan harga Rp. 4.000 s/d Rp. 5.000 / kilogram.” tutur Habibah penuh keluh
“Saat ini petani tomat bisa dikatakan rugi hasil panennya, bila diukur dengan penghasilan panen sebelumnya.” lanjut Habibah
Ia bersama para petani tomat lainnya, berharap semoga harga tomat bisa juga merangkak naik.
“Semoga harga tomat dipasaran juga ikut naik mengikuti perkembangan harga pasar, supaya para petani tomat tidak putus asa untuk menanamnya lagi pada musim selanjutnya.” ungkapnya
Kenaikan harga-harga bahan dan murahnya harga tomat dipasaran, juga dibenarkan Syaifullah salah satu pedagang di pasar polowijo Omben.
“Semua bahan pada naik mas…! Seperti cabe, bawang merah, hingga sembako lainnya.” Tutur Syaiful
“Hanya saja harga tomat yang masih rendah, sehingga para petani merasa rugi.” Ungkapnya
(Korwil Madura/TIM)














