Bondowoso, RADAR-X.NET – Tiga perangkat Desa Wonosari Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso, Diduga dinonaktifkan secara sepihak oleh Ketua BPD, Jum’at (17/06/22).
Pemberhentian tiga perangkat Desa tersebut diduga tidak sesuai prosedur dan tanpa alasan yang jelas dan tepat.
Karena berdasarkan Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 perangkat desa diberhentikan/pun dinonaktifkan 3 sebab yakni meninggal dunia, permintaan sendiri dan melanggar fungsi dan wewenang, namun hal ketentuan tersebut tidak terbukti kepada empat perangkat desa tersebut.
Saat awak media temui Aswi selaku kepala dusun salah satu perangkat desa yang dinonaktifkan mengatakan.
“Yang disampaikan oleh Faosi bahwa saya telah melakukan dugaan pungutan liar (Pungli) itu sangat tidak benar adanya, dan Faosi itu tidak pernah mengaluarkan uang ataupun dimintai uang pembiayaan dalam pengurusan Kartu Keluarga (KK) itu mas,” terangnya.
“Saya tidak terima dengan dugaan yang sudah dikatakan melakukan pungutan liar, dan kalau saya bena-benar melakukan pungutan liar (Pungli) tidak masalah saya dinonaktifkan tapi jika dugaan tersebut tidak benar adanya saya harap nama baik saya bisa baik kembali, jika tidak saya akan melangkah kejalur hukum yang sudah Faosi tudingkan terhadap saya.” Tambahnya.
“Harapan saya Ketua BPD harus bersikap lebih profesional karena Ketua BPD tidak punya dasar untuk menonaktifkan perangkat desa karena BPD tidak mengeluarkan SK Desa, dan penonaktifan ini tidak ada rekom dari pihak camat.” Tutupnya.
Disisi lain awak media bersama tim menemui Faosi di rumahnya selaku pengadu kepada kepala desa wonosari.
“saya di paksa untuk mengadu seperti itu oleh salah satu orang mas yang berinisial YD, juga mengatakan berapapun biayanya akan di tanggung dan mengatakan semuanya pokoknya mau di tanggung oleh inisial YD mas”. Terang Faosi.
“Sebetulnya saya tidak enak mau menjelaskan bawah yang menyuruh saya itu adalah YD, dan kalau Sampek rame nanti siapa yang mau bertanggung jawab, YD mengatakan saya yang bertanggung jawab sepenuhnya.” Tambahnya.
“Kalau seperti ini jadinya saya jadi tidak enak sama Asnawi selaku Kasun mas. ” Tutupnya Faosi. Bersambung (Tim)














