Peristiwa

“Tenggelam Di Perairan Medan”, Tiga Warga Sampang Menjadi Korban, Dua Berhasil Ditemukan

×

“Tenggelam Di Perairan Medan”, Tiga Warga Sampang Menjadi Korban, Dua Berhasil Ditemukan

Sebarkan artikel ini

Sampang, radar x. net – Telah terjadi musibah kapal laut, beberapa waktu yang lalu di Perairan Medan yang mengakibatkan penumpangnya harus meninggal dunia. Pada bulan Desember akhir tahun 2021.

Berdasarkan informasi, dan penelusuran Media Radar x di lapangan, Rombongan kapal yang bermuatan kurang lebih 65 jiwa itu, tenggelam saat dalam perjalanan dari pelabuhan Medan menuju Malaysia.

“Sudah hampir satu bulan ini mas.. kejadiannya! Semua ada tiga mas..! Namun yang berhasil ditemuka dan dipulangkan hari ini ada dua Janazah.” Ucap warga setempat Jum’at, 14/01/2022

Lebih jauh warga menjelaskan, bahwa ketiga korban tersebut diantaranya Misriyah (50) perempuan, warga asal Pao Pale Laok Kecamatan Ketapang, Nor Hasanah (35) Perempuan, Warga asal Bira Barat Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang Madura.

Dikatakannya, bahwa dari kedua Janazah perempuan tersebut, saat ini sudah tiba dirumah duka.


Sedangkan satu korban lainnya, seorang laiki-laki dengan inisial Lamsidin (35) merupakan Warga Dusun Blumbang Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang Madura, merupakan satu Janazah yang sampai saat masih belum ditemukan. Lanjut Warga setempat dengan jelas.

Sementara di tempat yang berbeda, Miriyah (25) istri dari korban (L) berharap banyak kepada Biro Jasa Pemberangkatan (BJP) atau Tekong, untuk tetus melakukan pencarian, dan segera menemukan mayat suaminya.

“Saya sangat sedih mas..!” Ucap Ibu muda asal kelahiran Sampang ini, sembari air mata berlinang

“Saya berharap banyak kepada Biro Jasa Pemberangkatan (Tekong), agar memperhatikan keluarga kami, dan segera melakukan pencarian dan mencari informasi dari pihak-pihak terkait, termasuk dengan Polisi Air Laut (Polairut).” Pinta Miriyah saat dikonfirmasi oleh Media Radar x.

Lebih jauh Miriyah mengatakan, “kenapa suami saya tidak bisa ditemukan, sedangkan korban yang merupakan sepupu dari Lamsidin berhasil ditemukan.” Cetusnya

Selain itu, Miriyah meminta pertanggung jawaban dari Biro Jasa Pemberangkatan (Tekong)

Sementara, ditempat yang sama, Moh. Tamam Tokoh Masyarakat setempat, kepada media ini mengatakan, dirinya sangat peduli terhadap keluarga korban, dan ia meminta supaya ada pertanggung jawaban dari pihak penyelenggara.

“Ini menyangkut jiwa mas…! Mohonlah kepada penyelenggara agar ada kordinasi yang baik dengan pihak keluarga, apalagi bagi keluarga yang sampai saat ini, Janazahnya belum diketemukan.” Tutur Tamam penuh haru.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan resmi dari Biro Jasa Pemberangkatan (Tekong) terkait insiden kapal laut itu.
Dan sampai saat ini, kedua Janazah sudah tiba di rumah duka.

(Wahed/MK/Tim radar-x)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page