Opini

Isu Penundaan Pilkades Di Sampang, BPD: Jangan Sampai Ada “Mosi Tidak Percaya”

×

Isu Penundaan Pilkades Di Sampang, BPD: Jangan Sampai Ada “Mosi Tidak Percaya”

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, RADAR-X.net – Semakin mencuat desas desus di kalangan masyarakat tentang isu penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) di kabupaten Sampang.

Mencuatnya isu tentang penundaan pelaksanaan Pilkades tersebut sudah mulai ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat. Mereka menanggapinya dengan serius sehingga mereka sudah mulai berteriak dan mulai menilai pemerintah setempat dianggapnya kurang tegas.

Padahal mereka menelan kabar tersebut hanya dari sebuah media sosial, baik dari grup WA, FB, dan kabar angin, hingga mereka menerimanya info itu dari beberapa akun dan link media online, karena mereka (masyarakat) sudah mulai pintar serta selalu mengikuti perkembangan zaman.

Dengan semakin menggeloranya isu penundaan pelaksanaan Pilkades di kabupaten Sampang ini, tidak hanya masyarakat dan Aktivis yang bersuara, bahkan BPD pun berteriak lantang dan berharap agar pemerintah tetap menggelar dan melaksanakan pesta rakyat itu demi mencapai suasana yang aman, tentram, sejuk dan damai tanpa adanya kabar-kabar yang menimbulkan konflik di masyarakat.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah kabupaten Sampang supaya pesta rakyat / Pilkades serentak tetap digelar pada tahun 2021 ini. Karena jika tidak digelar maka akan ada dan bahkan banyak pihak-pihak yang akan diuntungkan dan pihak-pihak yang dirugikan.” Ucap Muhni Ketua BPD desa Tlagah. Sabtu (20/03/2021).

Dikutip dari pembicaraannya saat menggelar daring (Video Call) bersama tim GPN kabupaten Sampang, Ketua Aliansi Damai Pantura (ADP) itu menjelaskan bahwa, di kabupaten Sampang akan banyak mantan, dan mantan tersebut sangat banyak akan dirugikan akibat dari penundaan pelaksanaan Pilkades serentak ini.

Secara pribadi, ia tidak ingin ada kemelut dan ada kata-kata “MOSI TIDAK PERCAYA” dari masyarakat kepada pemerintah.

Secara terpisah, salah satu kepala desa di kabupaten Sampang yang tidak mau ditulis namanya mengatakan, “Bagi saya lebih baik pelaksanaan Pilkades ini tetap digelar, karena saya tidak ingin ada kerusuhan pada masyarakat, dan saling sindir satu sama lain antar pendukung.” Singkatnya.

Hingga berita ini dinaikkan, masyarakat berharap bahwa Pilkades serentak di kabupaten Sampang tetap dilaksanakan. (MK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page