PAMEKASAN, RADAR-X.net– Telah terjadi peristiwa tanah longsor yang mengakibatkan salah satu bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Ambruk tertimpa tanah dan mengakibatkan 5 orang santri meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi di Ponpes An- Nhidomiyah di Dusun Jepon, desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (24/02/2020) pada pukul 00.40 WIB dini hari.
Menurut informasi yang himpun Radar-x.net dilokasi kejadian, peristiwa terjadinya tanah longsor berawal dari curah hujan yang cukup tinggi di wilahya tersebut.
“Sebelum peristiwa terjadi disini terjadi hujan yang cukup lebat, setelah itu terjadi gemuruh yang datang dari arah barat pesantren, setelah dilihat ternyata terjadi tanah longsor yang sudah menimpa bangunan pesantren,” kata salah satu pengurus pesantren.
Dijelaskannya, setelah terjadi longsor para santri putri berhamburan keluar dari pondok akan tetapi ada sejumlah santri yang diduga terjebak dan tertimbun reruntuhan bangunan.
Sementara, Kapolsek Pasean Iptu Togiman yang ditemui di lokasi kejadian membenarkan kalau ada lima orang santri yang tertimbun di reruntuhan bangunan.
“Ada lima orang santri putri yang berhasil ditemuka dari reruntuhan dan semuanya sudah berhasil dievakuasi,” ucap Togiman.
Togiman menjelaskan, selain dari yang dinyatakan meninggal, ada juga dua santri yang berhasil selamat dalam peristiwa tersebut.
“Dalam peristiwa itu ada 2 orang santri putri yang berhasil diselamatkan, satu orang patah tulang dan satu orang hanya luka ringan dan sekarang sudah mendapatkan penanganan medis,” pungkas Togiman. (Hol)














