Sampang, radar-x.net – Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Karya Pemuda desa Jrangoan, menggelar kegiatan yang cukup menarik. Kamis (31/12/2020).
Pasalnya, giat yang digelar oleh pemuda karang taruna dan pemerintah desa Jrangoan, kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dengan mengadakan dialog membedah desa bersama kepala desa Jrangoan dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Sampang, juga melibatkan lembaga, sehingga masyarakat banyak menimba ilmu dan pengalaman serta memahami segala potensi yang ada tentang menejemen desa.
Dari penelusuran awak media radar-x di lapangan, sehari sebelumnya pemerintah desa dan pemuda karang taruna yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan penyemprotan disinfectant ke rumah-rumah warga demi menjaga sterilisasi virus di desa.
Hadir dalam giat tersebut ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol, kepala desa Jrangoan H. Ali Mustofa, ketua karang taruna pemuda berkarya desa Jrangoan Hilmi, perangkat desa Abdurrohim, perwakilan lembaga Muhlis, perangkat desa dan tokoh Masyarakat di desa Jrangoan dengan tanpa mengabaikan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.
“Alhamdulillah perangkat, tokoh dan masyarakat kompak semua, sehingga acara dialog berjalan lancar.” Ucap H. Mustofa kepala desa Jrangoan.
“Dengan mengadakan kegiatan seperti ini, harapan saya semoga seluruh masyarakat di desa Jrangoan faham tentang menejemen yang diterapkan oleh pemerintah desa, sehingga tidak ada kesalahfahaman dan kecemburuan sosial antar masyarakat dan pemerintah desa selaku pengelola mutlak di desa.” Terang Mustofa.
Hal senada disampaikan oleh Fadol ketua DPRD Kabupaten Sampang, bahwa dengan mengadakan kegiatan seperti ini akan lebih bermanfaat bagi kita semua, apalagi seperti saat ini pandemi Covid-19 masih meluas.
Fadol berharap, agar masyarakat hadir dan ikut serta dalam mencegah penanganan meluasnya Covid-19 di kabupaten Sampang ini.
“Kita tetap patuhi peraturan pemerintah dan membantu pemerintah dalam mencegah wabah Covid-19, dengan mengikuti protokol kesehatan.” Ucap Fadol.
Acara dilanjutkan dengan bagi-bagi rejeki oleh kepala desa Jrangoan dan seni pencak silat sebagai pemikat tali tradisi madura. (MK)














