Kesehatan

Satu Lagi Puskesmas Di Sampang Tutup, Satu Nakes Confirm Covid-19

184
×

Satu Lagi Puskesmas Di Sampang Tutup, Satu Nakes Confirm Covid-19

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, radar-x.net – Pasca ditutupnya Unit Pelayanan teknis (UPT) Puskesmas Banyuates dan Klinik Lisa Desa Batioh Kecamatan Banyuates lantaran adanya Dokter yang terpapar Corona Virus Desease 2019, UPT Puskesmas Ketapang Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Jawa Timur ditutup.

Penutupan Puskesmas Ketapang tersebut, dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, akibat salah satu tenaga kesehatan yang bertugas di UPT Puskesmas tersebut dinyatakan terpapar positive Covid-19. Kamis, 02/07/2020.

Menurut, Kepala Puskesmas Ketapang R. Susyati mengatakan, pelayanan puskesmas ditutup selama 7 (tujuh) hari terhitung mulai dari tanggal 2 – 9 Juli 2020. Kebijakan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Dinkes Sampang.

“Jadi mulai hari ini sampai dengan 9 Juli Puskesmas Ketapang tidak membuka pelayanan bagi masyarakat yang ingin berobat,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan selularnya.

Susyati menjelaskan, penutupan pelayanan sebagai upaya pencegahan dari penularnya virus Corona di lingkungan puskesmas. Disamping itu, Pihaknya akan segera melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan puskesmas tersebut.

“Ada perawat kami yang dinyatakan positif Corona setelah dilakukan tes Swab. Karena itu untuk sementara puskesmas ditutup, kami ingin tenang dalam bekerja dan memberikan rasa aman pada pasien,” jelas Rusyati.

Sementara H. Sam Amin warga setempat mengatakan, “ini adalah keputusan yang tepat yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang dalam melakukan penutupan terhadap UPT Puskesmas Ketapang.

“Soalnya kalau tidak segera dilakukan penutupan tersebut, saya kwatir agar akan ada Nakes lainnya yang akan terpapar Virus juga, termasuk masyarakat setempat yang memerlukan palayanan kesehatan di puskesmas tersebut,” ungkapnya.

Aba Duro panggilan akrabnya H. Sam Amin meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan panik, dan terus mengikuti anjuran protokol kesehatan. Dan masyarakat bisa tetap mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas terdekat. ( MK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page