3 Nakes Sampang Meninggal, Diantaranya Terpapar Covid-19

0
143

SAMPANG, radar-x.net – Kabupaten Sampang Jawa Timur sedang berduka dengan adanya tenaga kesehatan (Nakes) meninggal akibat terpapar Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Untuk meminimalisir penyebarannya dan bentuk kewaspadaannya membuat Satuan Gugus Tugas (Satagas) tanggap bergerak cepat melakukan langkah-langkah agar tidak semakin menyebar penyebarannya.

Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang Jawa Timur mengungkapkan, bahwa pasca ada beberapa tenaga kesehatan (Nakes) yang terjangkit Covid-19 membuat pihaknya melakukan langkah-langkah dalam melakukan pencegahan pada klaster tersebut dengan tujuan tidak semakin meluas penyebaran wabah virus dimaksud.

Hal-hal yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang diantaranya melakukan tracing terhadap para warga yang pernah melakukan kontak langsung dengan korban yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga menutup dua puskesmas dimana tempat itu salah satu korban bertugas. (Puskesmas Tambelangan dan Puskesmas Robatal) untuk disterilkan.

“Kita imbau kepada masyarakat yang pernah kontak dengan korban agar segera memeriksakan dan melapor kepada Gugus Tugas maupun Puskesmas terdekat agar bisa kita tracing secara maksimal,” ucap ketua Satgas Covid-19.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak datang terlebih dahulu ke rumah korban yang dinyatakan terpapar Covid-19 agar tidak tertular virus tersebut.

“Sementara waktu, kita himbau kepada Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang berhubungan langsung dengan korban yang sedang dan telah terpapar Covid-19, hal ini untuk keselamatan Masyarakat dan keselamatan Kita bersama,” tambahnya.

Lebih Jauh Agus Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini di Kabupaten Sampang ada satu keluarga dari Tenaga Kesehatan yang terpapar Covid-19 yang pertama salah satu perawat di Puskesmas Kedungdung inisial W yang berstatus PDP akhirnya meninggal dan beberapa hari kemudian istri dari W meninggal, terakhir Dr. D yang berstatus Positif Covid-19 meninggal pada Senin 15 Juni 2020.

Agus menambahkan, hingga saat ini ada 3 dokter yang terpapar Covid-19 diantaranya dr. D yang bertugas di Puskesmas Tambelangan kemudian Istri dari dr. D dan yang terakhir salah satu dokter anak di Jalan Mawar.

“Diimbau kepada masyarakat Sampang untuk disiplin mengikuti anjuran Pemerintah seperti halnya memakai masker dan mengurangi kerumunan, hal ini semata-mata agar meminimalisir penyebaran Covid-19 di Sampang,” pesannya.

Di akhir, Agus Mulyadi mewakili Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang mengaku turut berduka atas meninggalnya dokter maupun tenaga kesehatan di tengah bertugas melawan Covid-19.

“Mereka adalah Pahlawan Kesehatan, kami semua ikut berduka atas kepergiannya, semoga tidak merambat ke yang lain, kita berusaha tracing dengan cepat dan maksimal,” tutupnya.

Sementara Zahruddin S.Kep NS M.Kes Kepala Puskesmas Kedungdung membenarkan dengan meninggalnya Dr. D.

“Ya betul, Dr. D telah meniggal tadi subuh, 15/6/2020 di RSUA Surabaya,” ujar Zahruddin

Hingga berita ini diturunkan, agar Masyarkat paham dan tidak beranggapan bahwa Covid-19 adalah permainan. (MK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.