JEMBER, radar-x.net – Pada Kamis 8 April 2020, dilakukan sebuah acara yang bersifat siknifikan yang juga merupakan suatu giat yang bersifat perubahan ini harus dilakukan oleh pemangku kebijakan Desa Kertonegoro yang pada hari itu juga harus dilaksanakan.
Seperti yang disampaikan oleh Siti Munfarida, Kepala Desa Kertonegoro Kecamatan Jenggawah pada radar-x Jember bahwa, terkait kegiatan kali ini, kita mengikuti petunjuk dan aturan yang ada, karna keadaan memang darurat bahwa, kita harus melakukan perubahan APBDES sehingga kita harus mengadakan Musrenbang Desa khusus tingkat Desa.
“Ya alhamdulillah semua ini sudah disepakati, akhirnya setelah adanya perubahan RPJMDes, dan kebetulan sudah ada kesepakatan, dan akan segera mengadakan musyawaroh untuk membentuk satgas desa,” ujarnya.
Saat ditanya tentang anggarannya dari mana, Munfarida menjelaskan kalau anggaran yang kita tahu itu dari DD bisa seperti itu. “Alhamdulillah DD Desa kita ini(Kertonegoro) ada kenaikan meski tidak seberapa, sehingga itu kita alokasikan kesana, dan tidak merubah item pembangunan Desa kami, tapi kalau mungkin ada kelanjutan terkait dengan Corona mau gak mau kita juga merubah perkadesnya saja,” jelasnya.
Munfarida juga menjelaskan, nengenai anggaran kegiatan pencegahan corona untuk Desa Kertonegoro, sesuai persetujuan tadi, kita setuju sejumlah Rp.60.000.000.- kerena berkaitan dengan pembentukan tim ini nanti kita perlu koordinasi lebih lanjut, terkait dengan tindakan kelanjutan hasil musyawarah.
“Untuk satgas kita melibatkan beberapa unsur, ada level Desa dan juga BPD semua BPD. Kenapa saya libatkan BPD, karna BPD mewakili wilayah masing-masing. Untuk itu, karna kita membatasi ruang gerak diantara kerumunan itu saja, jadi RW semua Rw dan juga perwakilan RT dan tokoh masyarakat dan juga ada bidan Desa, dan pendamping lokal yang ada kita libatkan bersama sama,” paparnya pada radar-x.net. (Tif)














