![]() |
| Foto : Heru |
SITUBONDO – Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya. Sebab Jembatan juga merupakan bagian dari infrastruktur transportasi darat yang sangat vital dalam aliran perjalanan.
Dalam hal ini jika suatu akses penghubung jalan rusak, maka akan megakibatkan keresahan bagi masyarakat setempat, seperti halnya Jembatan ambruk yang terjadi di Desa Jati Banteng dan Desa Curahsari Kecamatan Jati Banteng Kabupaten Situbondo yang mana air sungai yang besar akibat curah hujan yang sangat besar mengakibatkan jembatan di daerah ini rusak dan hancur, pada kamis (20/04/2016) malam, Pukul 17,00 WIB.
Suliman (45) selaku Kepala Desa Curahsari mengatakan, “Jembatan ini sudah terlalu tua dan banyak besi yang sudah keropos karna sebelum saya menjabat jembatan tersebut sudah rapuh, dan jalan ini jalan satu-satunya untuk menuju desa curahsuri karna tepatnya di perbatasan antara jati banteng dan curahsuri.” Jelasnya.
“Saya berharap agar dari pihak pemerintah secepatnya membangun jembatan yang rusak untuk, agar warga setempat dapat melintasi jembatan yang rusak ini”. dengan sangat terpaksa jembatan sementara ini pake jembatan bambu.” Imbuhnya
Hal senada juga disampaikan oleh warga jati banteng Ani Ana Lista (20) mengatakan, “Saya ingin secepatnya pemerintah situbondo memperbaiki jembatan yang rusak ini, karna jalan tersebut satu-satunya jalan untuk menuju pasar dan rumah sakit jati banteng.” Katanya saat berbincang dengan kepala Desa Curahsari pekan lalu. (Heru)












