![]() ![]() |
| Foto : Dok. radar-x.net, |
ACEH UTARA – Si jago merah lalap sebuah rumah panggung berukuran 7 x 8 meter, milik Tgk Saifuddin(50) tahun, yang terletak di Gampong Teupin Bayu, Kec. Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Ludes di lalap api. Jum’at (29/07/16), pukul 16.30 WIB.
Kejadian tersebut ditemukan, saat itu Anak korban atas nama Cut Miskalina, yang sedang mandi di sumur belakang rumahnya terkejut melihat api lalu memberitahukan kepada Ibu nya Nurulfajri(38) tahun, yang saat itu sedang berjualan disebelah kanan rumah korban.
Mendengar hal tersebut, Nurul Fajri, masuk kedalam rumah dan melihat api di ruangan tengah sedang membesar. Lalu ia sempat menyelamatkan sebuah televisi sambil berteriak minta tolong sama warga sekitar. Kemudian warga pun datang untuk memberikan pertolongan, namun api tidak bisa dipadamkan, “hanya dalam jangka waktu 15 menit si jago merah berhasil menghanguskan rumah Tgk Foet, bersama seluruh isinya,” ucap seorang warga yang ikut memberikan bantuan di tempat kejadian.
Menurut Saifuddin, selaku korban pemilik rumah mengatakan kepada radar-X Aceh. “Bantuan datang dari pihak pemadam kebakaran bersama satu mobil Damkar dan pihak pemadam kebakaran berasal dari Desa Alu Bili, Aceh Utara. Pada pukul 16.50 WIB, dan langsung memberikan pertolongan. Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.20. WIB.” Ujarnya saat kejadian ia mengaku sedang berada di gudang ikan miliknya di Gampong Glumpang Umpueng Unoe, Kec. tersebut.
walaupun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, ia mengatakan, “Akibat musibah ini saya menderita kerugian mencapai ratusan juta rupiah, adapun barang berharga yang tidak bisa terselamatkan berupa, 16 gram emas murni, uang kontan sebesar 15 juta, 16 karung padi berukuran 40 kg,,/ per katung. Surat tanah, Ijazah sekolah anak, dan sejumlah dokumen penting lainnya. Asal api kuat dugaan dari arus pendek listrik dirumah,” jelasnya dengan nada sedih.
Selain itu, menurut keterangan seorang saksi bernama Samsuar(34) tahun juga warga Gampong setempat, “Saya bersama sejumlah warga ikut membantu memadamkan api dengan cara menyiram air dengan timba namun api tak bisa dipadamkan, dalam jangka waktu berkisar 15 menit rumah milik tgk Foet habis di lalap api dan barang yang dapat terselamatkan, kan cuma sebuah televisi namun, baju kain dan padi sebanyak 16 karung tak bisa kami selamatkan.” tandas Samsuar.
Besar harapan Saifuddin, kepada dinas sosial di Kabupaten Aceh Utara supaya dapat memberikan bantuan tanggap darurat melalui Muspika di Kec. setempat, dan untuk sementara, ia harus menginap di kios sebelah kanan rumah miliknya, bersama keluarganya.
Secara terpisah, AKP. Teguh, Kapolres Aceh Utara, melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye. membenarkan peristiwa tersebut, “Benar kebakaran rumah Tgk Saifuddin, warga Desa Teupin Bayu terjadi sekitar jam 16.30 WIB. Jum’at (29/07). Kejadian tersebut di duga akibat arus pendek dirumah korban, namun dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, tapi kerugian di perkirakan mencapai Rp. 95 juta, dengan rincian sebuah rumah panggung ukuran 7X8, emas 16 gram, uang Rp. 15 juta, 16 karung padi, serta ijazah dan sejumlah surat penting.” paparnya saat di konfirmasi awak media melalui selularnya,
“Saya menghimbau kepada masyarakat Kec. Tanah Jambo Aye, Khususnya dan juga masyarakat aceh pada umumnya. Supaya hati-hati dengan arus pendek listrik, bila ada wayer listrik yang sudah layak diganti supaya segera menghubungi pihak PLN, dan saat meninggalkan rumah supaya selalu waspada dengan peralatan elektronic, cok wayer dicabut juga kabel listrik harus di perhatikan, karena arus pendek listrik rawan kebakaran, maka dari itu cepat ganti bila ada wayer atau kabel listrik yang sudah tak layak pakai.” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan radar-x.net, rumah panggung milik Tgk Saifuddin, di desa Teupin Bayu Aceh Utara tinggal rangka akibat di lalap si jago merah, dan anggota pemadam berhasil memadamkan api rumah tersebut, pada pukul 17.20. WIB.(Muhammad)














