![]() ![]() |
| Surat permohonan di kirim kepada Camat, untuk menandatangani Surat Nikah (Foto:Khaini) |
ACEH UTARA – Masyarakat Matang Bayu Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, kecewa dengan sikap kepemimpinan Gesyik Syafruddin. Sikap kekecewaan itu disampaikan oleh warga desa Matang Bayu dikarenakan Geuchik tidak mau membuat dan menandatangani surat Akta Nikah (NA) untuk keperluan administrasi di Kantor Urusan Agama(KUA), dan Surat Keterangan Kurang Mampu, untuk keperluan pengurusan beasiswa anak mereka disekolah.
Hal tersebut diungkapkan oleh M. Isa, kepada media ini tadi pagi Kamis (22/08/2016). Ia merasa dikecewakan oleh Geuchik Matang Bayu, dalam pengurusan surat Akta Nikah (NA) untuk keperluan anaknya.
“Saya telah berulang kali mendatangi rumah Geuchik, untuk meminta dan menandatangani surat NA, tapi alasannya Geuchik belum bangun tidur. Kemudian saya datang lagi hari berikutnya namun dia tidak berada dirumah. Anak Geuchik meminta saya untuk menghubungi via handphone, namun sudah beberapa kali saya hubungi tetapi telpon tidak diangkat. Kemudian saya kirim pesan via sms dengan isi bahwa saya ingin membuat surat NA dan surat keterangan kurang mampu untuk anak saya, namun hingga hari ini belum mendapatkan balasan pesan dari Geuchik,” Ujar M. Isa
Hal yang sama juga disampaikan oleh Abdul Mutalleb(56), adalah ayah dari Kasmiyati (calon pengantin baru), “saya sudah beberapa kali ke rumah Geuchik, akan tetapi Geuchik tidak ada dirumah. Ini nampaknya seperti dipersulit dalam kepengurusan keperluan administrasi, makanya hari ini kami mendatangi camat Baktiya Barat, untuk meminta permohonan penandatanganan surat NA dari camat, karena kami sudah merasa bosan dengan sikap Geuchik yang selalu mempermainkan kami,” jelasnya.
Sementara Camat Baktiya Barat Edward BA, yang ditemui oleh wartawan media ini menjelaskan “Pihak pemerintah sudah sering mengingatkan kepada Geuchik Matang Bayu agar selalu menjaga ketentraman dalam memimpin gampong Matang Bayu. Kalau ada warga yang membutuhkan tanda tangan atau membuat surat administrasi dia harus membantu untuk membuatnya. Jangan pernah menghindar dan mempersulit, bahkan tidak peduli sama sekali, itu salah,” tegasnya
Camat juga menambahkan, “Geuchik adalah pelayan masyarakat, jadi segala urusan administrasi masyarakat di desa harus dijalankan dengan baik, jangan sampai ada masyarakat yang merasa di anak tiri dan anak kandungkan dalam memberikan pelayanan,” Tutup Camat Edwar.
Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Desa Matang Bayu, Syafruddin, sementara belum bisa di konfirmasi, terkait keluhan masyarakat, di sebabkan Nomor kontaknya yang di kasih oleh masyarakat sedang tidak aktif.(Khaini)














