![]() ![]() |
| Foto: Arik |
BONDOWOSO – Minimnya pengawasan dari dinas PU cabang pembantu Bondowoso menimbulkan berbagai kecemasan dari warga ds. Taman, Kec. Grujugan, Kab. Bondowoso, dengan adanya kabel lampu penerangan yang sampai saat ini tak lagi pada tempatnya lagi, bahkan ada sebagian yang sudah menyentuh tanah, Kamis(3/11/2016).
Lampu penerangan yang menerangi jalan wisata pemandian tasnan ini, tak lama dipasang namun saat ini tak lagi berfungsi dikarnakan adanya tumbangnya pohon pinus, area ini memang berada di daerah hutan lindung dinas perhutani kab. Bondowoso.
Namun, sangat menyayangkan minimnya pengawasan sehingga lampu penerangan sekitar 400 Meter tidak lagi berfungsi. Akibat dari hal tersebut, menimbulkan ketakutan dari warga sekitar karena kabel penerangan tersebut sudah menyentuh tanah kurang lebih sudah 3 bulan sampai saat ini tidak ada perbaikan .
Pak Hom (70), yang merupakan warga sekitar dan pegawai tasnan baru mengharapkan agar lampu penerangan segera diperbaiki, “saya berharap lampu peneramgan ini segera diperbaiki karena dapat membahayakan tamu pegunjung tasnan baru dan daerah ini merupakan kawasan yang cukup gelap sehingga penerangan jalan ini sangat dibutuhkan,” terangnya.
Hal senada dikatakan Kurdianto (35), warga sekitar yang sehari-hari merupakan peternak sapi yang kegiatannya menyabit rumput diarea tersebut sangat menghawatirkan keselamatannya, karena kabel tersebut sudah menyentuh tanah,”saya berharap lampu ini segera dibenahi karena sangat membahayakan warga yang beraktifitas didaerah tersebut dan pada malam hari saya sering ketakutan melintasi kawasan ini, karena sangat gelap.” Harapnya.
Menurut pantauan wartawan RADAR-X, daerah tersebut memang rawan kecelakaan dikarnakan kawasan hutan lindung dan jalannya cukup licin, sehingga membutuhkan penerangan yang cukup dan juga sangat jelas kabel penerangan terlihat begelantungan bahkan ada yang menyentuh tanah, harapan warga dinas terkait lebih memperhatikan lagi pelayanan umum yang membayakan masyarakat sekitar. (ARIK)














