BeritaPemerintahan

Lomba Kampung Sistem E Siskamling Dihadiri 2500 Orang

131
×

Lomba Kampung Sistem E Siskamling Dihadiri 2500 Orang

Sebarkan artikel ini
Lomba Kampung Sistem E Siskamling Dihadiri 2500 Orang
Situasi Bupati Jember saat membuka lomba Kampung Sistem E Siskamling (Foto:Rullah) 

JEMBER, Radar-X.Net – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-71, Polres Jember menggelar acara lomba kampung sistem E siskamling di Alun-alun Jember, Jum’at (12/5/17). 
Acara yang dihadiri 2500 orang tersebut, juga melibatkan seluruh jajaran polres Jember, mulai dari Perwira hingga Bintara seluruh aktif terlibat dalam kegiatan ini. 
Hadir dalam acara tersebut, Bupati dr. Faida MMR., Wabup KH. Muqit Arief, Forkopimda, Camat serta tak ketinggalan para Lurah dan Kades, bahkan juga melibatkan kelompok masyarakat se-Kab. Jember yang aktif di setiap kegiatan di kampung/ lingkungan masing-masing untuk tetap menjaga keamanan dengan sistem tradisional dan modren. 
Kapolres Jember, AKBP. Kusworo Wibowo mengatakan, lomba kampung aman sistem E siskamling ini, adalah merupakan sistem yang memakai aplikasi modren dan di padu dengan sistem tradisional, sehingga dengan demikian tak mengurangi semangat ikut menjaga lingkungan masing masing.
“Artinya, tujuan semua adalah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan khususnya di Wilayah hukum polres Jember, sehingga tercipta suasana aman dan kondusif serta warga merasa terlindungi dengan adanya program ini,” ujarnya. 
Ia menegaskan, diharapkan seluruh element masyarakat mendukung dan menjaga stabilitas keamanan di Wilayah masing-masing, bahkan kalau ada orang asing yang mencurigakan secepatnya melaporkan pada pihak yang berwajib setempat.
Sementara Bupati dr. Faida MMR mengatakan, sangat mengapresiasi lomba kampung aman berbasis IT yang bisa menghadirkan 2500 orang tersebut, bahkan sangat respon sekali dengan acara polres tersebut, dibuktikan dengan dihadiri sebanyak orang diatas itu, juga termasuk komponen masyarakat yang aktif di lingkungan masing- masing dengan semangat sekali. 
“Dengan program aplikasi tersebut diharapkan dikampung/lingkungan berjalan aman dan tak ada masalah apapun, tentunya semua kembali pada masyarakat lagi, meskipun memakai jaringan aplikasi tapi masyarakat tak mendukung kan percuma saja.” Pungkas Bupati.(Rul/Bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page