BeritaSosialTerbaru

“Saber Janda” Makelar Akherat Bondowoso Untuk Lombok

×

“Saber Janda” Makelar Akherat Bondowoso Untuk Lombok

Sebarkan artikel ini
Tim makelar akherat Bondowoso.

BONDOWOSO, radar-x.net – Bencana di Lombok, NTB juga menggugah masyarakat Bondowoso untuk mengulurkan bantuan. Tidak tanggung-tanggung, dalam 10 hari saja donasi yang terkumpul mencapai Rp 224 juta.

Pasalnya, tim yang mengordinir tersebut adalah Saber Janda, komunitas yang selama ini dikenal aktif membantu kaum Duafa di Bondowoso. Komunitas ini dikordinatori dr Yusdeny Lanasakti, SP.Pd., dari RSD Koesnadi Bondowoso.

Menurutnya, mayoritas donatur yang mendonasikan melalui Saber Janda adalah para dokter. Tidak hanya dari Bondowoso, namun juga dari berbagai daerah. “Bahkan ada donatur yang memberi Rp 35 juta untuk operasional akadnya”.

Distribusi bantuan untuk Lombok disalurkan secara langsung. Pihak Saber Janda menunjuk Yanuar Harry Pratama mendampingi dr Yusdeny Lanasakti, SP.Pd., sebagai kordinator penyaluran. Bantuan diberangkatkan ke Lombok menggunakan dua strada dan dua truk.

“Awalnya terkumpul sumbangan berupa bahan pokok sebanyak dua truk dan uang sekitar Rp 135 juta. Namun daLam perkembangannya donasi terus bertambah”.

Tim Saber Janda salah satunya menyalurkan bantuan dengan membangun saluran air bersih bagi masyarakat di Dusun Jelitong, Desa Rampek, Kec. Gangga. “Saya umumkan di medsos malam hari, pagi hari sudah terkumpul Rp 26 juta”, ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan tidak lupa tim Saber Janda melibatkan masyarakat setempat. Seperti halnya dalam hal belanja dan pembangunan.

Yanuar mengatakan, pihaknya banyak mendapatkan kemudahan dalam penyaluran donasi ke Lombok. Saat mau berangkat tiba-tiba ada yang mengisi bensin, di perjalanan juga tidak dipungut biaya penyeberangan untuk angkutan bantuan. Namun Yanuar juga mengatakan, bahwa ia merasa miris melihat kenyataan tidak melihat ada bangunan yang berdiri di Lombok.

“Kami membantu masyarakat untuk membangun masjid sementara, membuat akses jalan, dan membantu masyarakat untuk merobohkan rumah yang sudah retak. Pola penyaluran bantuan ala Saber Janda menggunakan pola Makelar Akhirat. Kami menyalurkan donasi kepada masyarakat yang susah dijangkau,” jelasnya.

Menurut Yanuar total petugas yang berangkat menuju Lombok adalah 1 dokter, 3 perawat, dan 7 orang yang membantu distribusi bantuan. Sedangkan kendaraan yang digunakan 2 mobil strada dan 2 truk.

“Saat penyaluran bantuan kami sempat berjumpa dengan tim lain seperti Rescue Gunung Merapi yang didukung Organisasi Al-Azhar dan Qatar Foundation. Mereka assesmennya keren. Mereka sudah punya data dan target. Progres bantuannya sudah ada sasaran yang dituju,” tambahnya.

Mengakhiri sesi wawancara, Yanuar secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur. “Kami sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah peduli terhadap penderitaan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Alhamdulilah amanah para donatur sudah kami salurkan”, ungkapnya. (*)

* Pewarta : Arik Kurniawan
* Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page