

BONDOWOSO, radar-x.net – Kabupaten Bondowoso makin memantapkan tajinya sebagai “Bondowoso the Highland Paradise”. Pasalnya, selama lima tahun terakhir, semenjak digagasnya Ijen Festival oleh Bupati Amin, kunjungan pariwisata ke Bondowoso berhasil meningkat delapan kali lipat.
“ Lima tahun terakhir telah meningkatkan kunjungan wisata delapan kali lipat dibanding empat tahun lalu,” ungkap Bupati Bondowoso, Amin Said Husni dalam sambutannya di acara Jazz De’ Ijen yang digelar di Homestay Arabica, Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Sabtu (28/07/2018) malam.


Bupati Amin menyebutkan, jika keberhasilan itu berkat trobosan jitu yang dilakukan oleh Pemkab Bondowoso dalam mempromosikan seluruh destinasi wisata lewat Ijen Festival, baik menyasar kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selama lima tahun terakhir, lanjut Amin, Ijen festival telah berhasil mengangkat seluruh potensi wisata Bondowoso lewat serangkaian acara di dalamnya. Mulai Jazz de’ Ijen, festival kopi nusantara, internasional ijen trail running dan lain-lain.
” Alhamdulillah festival ijen yang saya gagas lima tahun lalu ternyata memang trobosan yang jitu untuk promosikan pariwisata Kabupaten Bondowoso. Pada lima tahun terakhir telah meningkatkan kunjungan wisata delapan kali lipat dibanding empat tahun lalu,” kata inisiator festival Ijen, Bupati Amin.
Suasana dingin, dan bulan purnama di atas ubun-ubun, menambah suasana romantis. Apalagi, dibarengi kopi khas Bondowoso Republik Kopi, alunan musik Jazz terasa lebih nikmat. Mengenakan jaket tebal, dipadu dengan topi. Pria yang juga berprofesi sebagai dokter itu, disambut histeris para penggemarnya.
Penyanyi kelahiran Lheukseumawe Aceh itu, tanpa break, langsung memanjakan telinga para Jazzy Lovers dengan lagu-lagunya. Mulai dari lagu Sedari Dulu, Menghujam Jantungku, Tak Pernah Setengah Hati, Aku Jatuh Cinta, dan lagu-lagu yang lain. ” Masyarakat Bondowoso selera musiknya tinggi, dan animonya luar biasa,” teriak pria bernama asli Teuku Adifitrian itu.
“Terimakasih Bondowoso,” kata Tompi di sela-sela perform. Kemudian disambut oleh tepuk tangan dan teriakan keras penonton.


Tak disangka, ternyata Jazz De’ Ijen malam itu seakan menjadi magnet wisatawan. Terbukti, banyak wisatawan lokal mau pun mancanegara, mengaku sengaja menbuat rencana kunjungan wisata ke Bondowoso setelah tertarik untuk menikmati musik jazz di pegunungan ijen. Ada dari Jogja, Batam, Blitar, sampai turis luar negeri. (Guz/Zul)














