

JEMBER, radar-x.net – Pegon atau Cikar merupakan alat sarana angkut tradisional yang telah beroperasi puluhan tahun, bahkan ratusan tahun. Hingga saat ini masih ada bahkan hampir punah dan mulai tergeser oleh kemajuan jaman dengan banyaknya muncul alat-alat transportasi modern, sehingga banyak pemilik Pegon hanya bisa berharap jangan sampai punah.
Hal inilah yang mendorong Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jember untuk menghidupkan kembali keberadaan Pegon sebagai bagian dari pariwisata yang ada di Kabupaten Jember.


Dari dorongan tersebut inilah, Disparbud Kabupaten Jember menggelar Festival Pegon Hias yang digelar di Pantai milik Pemkab yakni Wisata Watu Ulo, Ambulu, Sabtu (23/6/18).
Festival yang diikuti sekitar 65 peserta ini tidak hanya dari wilayah Kecamatan Ambulu, akan tetapi juga ada yang berasal dari Kecamatan Wuluhan dan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR, yang menghadiri langsung acara Festival tersebut, mengatakan, bahwa Festival yang telah dilaksanakan sudah hampir 20 kali ini, akan terus dilaksanakan untuk meningkatkan daya tarik wisata Kabupaten Jember, yang juga merupakan sebuah destinasi baru di wilayah pantai wisata Watu Ulo dan sekitarnya.
Bupati Faida juga meminta agar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk terus mengembangkan potensi-potensj yang ada di masyarakat sebagai wahana baru pariwisata Jember yang berbasis lokal Wisdom.
Dalam acara tersebut, Bupati Faida juga langsung menyerahkan hadiah juara pertama dan kedua yang berupa Sapi dan Kambing. (Mar/Rez/ Bas)














