BANYUWANGI, radar-x.net – Proyek Pembangunan ” EMBUNG ” Kali Simbar, terletak di RT. 03/03 Dusun Sidomukti Yosomulyo, Gambiran – Banyuwangi yang di kerjakan CV. Krisna Jaya diduga syarat rekayasa asal-asalan.
Menurut Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Dinas PU Pengairan Kecamatan Genteng, Ali Mufat mengatakan, bahwa sejak awal sudah dikomplain masyarakat terkait pasir yang ada, tapi menurut Ali Pasir itu untuk diisikan di karung.
Sementara masyarakat setempat mempertanyakan karena diduga pasir sawah, namun pihak Korsda menyangkal dan mengatakan pasir itu untuk kepentingan kesdam.
“Pasir pasir itu untuk diisikan di karung untuk membuat kesdam, sebanyak 300 karung, dan pekerjaan waktu pengecoran saya lihat masih baik campurannya,” tandasnya.
Menurutnya, waktu pengecoran itu ia telah menyampaikan untuk mesin penyedot air tidak boleh mati, dan setelah itu, ia tidak di situ lagi. Ali menambahkan, jika dirinya hanya sebatas pengawas proyek, namun ia juga tidak menampik jika kurangnya pengawasan membuat proyek itu amburadul.
“Saya berterima kasih teman-teman sudah mengingatkan, sehingga kedepan kami akan mengawasi lebih ketat,” ujarnya.
Menurut warga masyarakat di sekitar pekerjaan pembangunan embung tersebut, diduga asal-asalan. Pasalnya, semen dan pasir yang dicampur tidak seimbang, untuk membuktikan warga pun mengkremas lolo (campuran semen pasir) tersebut hingga terburai seperti ampas.
“Kemarin waktu kami melihat proyek pekerjaan embung tersebut ada genangan air yang menutupi pekerjaan itu, dan kami yakin itu akan mempengaruh daya tahan Lolo tersebut,” ujar N. warga di sekitar Rabu (25/4/2018).
Sementara itu pelaksana Proyek CV Krisna Jaya sampai saat ini tidak bisa di temui untuk di konfirmasi. (Df/team)
















