BANYUWANGI, RADAR-X.net – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Selatan Glenmore (KM 4), tepatnya di depan PG Glenmore, Dusun Sidodadi, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.05 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam bernopol P-5590-XT yang dikendarai Asmad (72), warga Dusun Jolondoro, Desa Karangharjo, dengan sepeda motor Honda Grand warna hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai a.n EE (48), warga Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo.
Berdasarkan keterangan awal saksi, Honda Grand yang dikendarai EE melaju dari arah selatan menuju utara. Sementara Honda Supra X yang dikendarai AMD melaju dari arah utara menuju selatan.
Sesampainya di lokasi kejadian, AMD hendak menyeberang jalan ke arah kanan. Namun, karena jarak kedua kendaraan sudah cukup dekat, pengendara Honda Grand tidak sempat menghindar. Benturan pun terjadi. Honda Grand menabrak bagian depan samping kiri Honda Supra X hingga kedua pengendara terjatuh.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSU Bhakti Husada Krikilan, Kecamatan Glenmore, untuk mendapatkan perawatan medis.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan EE mengalami cedera kepala berat dan luka robek pada bagian pelipis. Saat menjalani pemeriksaan, korban dilaporkan dalam kondisi tidak sadar.
Sementara itu Amd mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, dugaan retak pada tulang jari tangan kiri, serta cedera kepala ringan.


Peristiwa tersebut selanjutnya ditangani Unit Lantas Polsek Kalibaru. Kanit Lantas Polsek Kalibaru Aipda Aris Prasetianto, SH, bersama petugas melakukan penanganan serta pendataan di lokasi untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.
Aipda Aris mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika hendak berbelok maupun menyeberang jalan.
Menurutnya, kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut cenderung ramai, terlebih saat memasuki musim panen tebu yang membuat aktivitas kendaraan meningkat.
“Para pengguna jalan kami imbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat berbelok atau menyeberang. Saat musim panen tebu, arus lalu lintas cukup ramai. Kami juga berharap seluruh lapisan masyarakat tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada di sepanjang jalan,” ujar Aipda Aris.
Ia menambahkan, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.
(tim)














