Aceh Tenggara, Radar-x.net – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Opoorom Setdakab Aceh Tenggara pada Rabu malam (9/5/2026), saat Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, secara resmi melepas keberangkatan 133 jemaah calon haji asal kabupaten setempat.
Dalam sambutannya, H.M. Salim Fakhry menyampaikan bahwa momen pelepasan ini menjadi penanda dimulainya perjalanan suci yang dinantikan oleh ratusan warga Aceh Tenggara untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Salim Fakhry berpesan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kekompakan, disiplin, serta mematuhi arahan dari para petugas selama berada di Tanah Suci.
“Ikuti setiap arahan dari petugas dan pendamping yang sudah ditetapkan. Jika ada mengalami kendala atau merasa kurang sehat, agar segera lapor kepada pimpinan rombongan atau petugas kesehatan,” ujar Bupati.
Mengingat ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik yang tinggi, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi jasmani dan mental. Pada kesempatan tersebut, ia turut menitipkan doa kepada para jemaah untuk keselamatan dan kesejahteraan Bumi Sepakat Segenap.
“Kami semua di sini mendoakan agar Bapak dan Ibu dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, kembali ke tanah air ke Aceh Tenggara dalam keadaan sehat, selamat, dan meraih predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Ia juga memohon doa agar Kabupaten Aceh Tenggara senantiasa berada dalam kondisi yang aman, damai, dan sejahtera.Pada musim haji tahun ini, rombongan Aceh Tenggara terdiri dari 50 jemaah laki-laki dan 83 jemaah perempuan yang akan bergabung ke dalam Kelompok Terbang (Kloter) 06.
Tercatat, jemaah tertua atas nama Jeriah berusia 86 tahun, sedangkan jemaah termuda adalah M. Hafidz Maulana yang berusia 22 tahun.
Prosesi pelepasan ini diakhiri dengan tradisi tepung tawar (peusijuek) sebagai simbol pemberkatan, pemakaian selempang secara simbolis oleh Bupati, serta doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan seluruh jemaah selama beribadah di Makkah dan Madinah.(JUN)














