Artikel

Menjaga Hati Tetap Hidup dengan Shalat Malam

×

Menjaga Hati Tetap Hidup dengan Shalat Malam

Sebarkan artikel ini

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil. (Penerasi Jogja Sumatera dan Pengasuh Komering Ilir Ngaji)

Banyak keutamaan terkandung dalam Shalat Malam. Sebagai Nafilah (tambahan) dari Allah, Tahajjud yang dilakukan pada malam hari merupakan langkah agar dapat meninggikan “maqam” (tempat) di sisi Allah.

Rasul sendiri melaksanakan shalat malam sampai lutut Beliau bengkak. Dalam sebuah hadits yang tercantum dalam al-Mukhtatsar Ihya al-‘Ulumuddin karya al-Ghazaly, Nabi bersabda yang artinya: “dua rakaat yang dilakukan manusia di tengah malam lebih baik baginya daripada dunia beserta isinya. Kalau saja aku tidak memberatkan umatku, niscaya aku wajibkan salat malam atas mereka.”

Tidak diragukan lagi, Shalat Malam memiliki berlipat keutamaan, sehingga tidak untuk melewatkan malam tanpa shalat di dalamnya. Belum lagi, jika mampu melaksanakan keutamaan tambahan di dalamnya.

“Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468).

Shalam malam ‘Ied

Al-Ghazaly dalam kitab yang sama menyebutkan keutamaan menghidupkan malam dua ied melalui sebuah hadits. Disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Barangsiapa menghidupkan dua malam Id, tidaklah mati hatinya di saat banyak hati manusia telah mati.”

Menghidupkan dua malam Id adalah langkah untuk menjaga hati senantiasa hidup di saat banyak hati manusia mati.

Demikian agar dapat diambil manfaat dari ulasan kali ini serta secara perlahan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page