Pemerintahan

Pasar Kejayan dan Koperasi Merah Putih Diresmikan, Festival Muharram Kecamatan Pujer 2025 Resmi Ditutup

×

Pasar Kejayan dan Koperasi Merah Putih Diresmikan, Festival Muharram Kecamatan Pujer 2025 Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, Radar-X.net – Pemerintah Kabupaten Bondowoso meresmikan Pasar Rakyat Kejayaan dan Koperasi Merah Putih se-Kecamatan Pujer, sekaligus menutup rangkaian Festival Muharram 2025 tingkat kecamatan, dalam sebuah acara meriah yang penuh semangat kebersamaan dan nuansa keberkahan, Sabtu (5/7/2025).

Mengawali sambutannya, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid yang diwakili dalam acara ini menyampaikan puji syukur atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan penuh antusias.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat Kecamatan Pujer, terutama panitia, tokoh masyarakat, dan para pelaku ekonomi lokal yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Pasar Rakyat sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Pasar Kejayaan yang diresmikan hari ini merupakan hasil revitalisasi sejak tahun 2017 melalui program Dana Tugas Pembantuan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Kini, pasar tersebut hadir dengan wajah baru yang lebih representatif, bersih, aman, dan layak, mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten dalam mewujudkan infrastruktur ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pasar rakyat bukan hanya tempat jual beli, tapi juga ruang interaksi sosial, distribusi produk lokal, dan penguatan ekonomi mikro yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” lanjutnya.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah menjamurnya pasar modern, agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat yang lebih dekat dengan budaya dan ekonomi lokal.

Koperasi Merah Putih: Motor Ekonomi Desa

Selain pasar, hadirnya Koperasi Merah Putih di Kecamatan Pujer juga menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Diharapkan koperasi ini dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemajuan bersama.

“Koperasi adalah soko guru perekonomian bangsa. Jika dikelola dengan baik, koperasi akan menjadi motor penggerak kesejahteraan dan kemandirian desa,” tegasnya.

Festival Muharram 2025: Syiar Islam dan Pemberdayaan Ekonomi

Rangkaian acara ini ditutup dengan Festival Muharram tingkat kecamatan yang berlangsung meriah.

Tak sekadar sebagai wahana syiar Islam dalam menyambut Tahun Baru Hijriyah, festival ini juga menjadi sarana pelestarian seni budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui bazar dan pameran UMKM.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga eksistensi pasar rakyat, membesarkan koperasi, dan melestarikan budaya lokal.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak memperkuat potensi desa sebagai kekuatan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page