Gaya Hidup

Zaenullah, Anggota LPM Desa Kamal, Hapus Beberapa Grup WhatsApp Demi Dukung Aspirasi Pemuda Desa

×

Zaenullah, Anggota LPM Desa Kamal, Hapus Beberapa Grup WhatsApp Demi Dukung Aspirasi Pemuda Desa

Sebarkan artikel ini

Jember – Dalam sebuah langkah yang mencerminkan komitmen tinggi terhadap kemajuan desa, Zaenullah, salah satu anggota aktif Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, mengambil keputusan berani dan tidak biasa. Ia memilih menghapus beberapa grup WhatsApp (WA) lama di ponselnya untuk memberikan ruang bergabung dalam grup WA baru bertajuk Info Warga Kamal, yang digagas oleh para pemuda Desa Kamal.

Keputusan ini diambil Zaenullah bukan sekadar karena kebutuhan teknis memuat grup baru, melainkan juga sebagai bentuk dukungan penuh terhadap semangat baru yang tengah dibangun oleh generasi muda Desa Kamal. Menurutnya, ruang komunikasi digital seperti grup WA menjadi sangat penting di era sekarang untuk mempercepat penyebaran informasi, mempererat hubungan antarwarga, dan menggerakkan berbagai inisiatif sosial demi kemajuan bersama.

Dalam wawancaranya, Zaenullah mengungkapkan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk mendukung gerakan pemuda tersebut. “Saya melihat ada semangat luar biasa dari adik-adik kita di desa ini. Mereka punya ide-ide segar, keinginan kuat untuk membangun, dan cara-cara baru dalam berorganisasi yang lebih adaptif dengan zaman. Sebagai orang tua yang diberi amanah di LPM, sudah menjadi kewajiban saya untuk mendukung langkah mereka,” ujar Zaenullah penuh semangat.

Ia menjelaskan, beberapa grup WA yang dihapus adalah grup-grup yang menurutnya sudah jarang aktif atau tidak lagi relevan dengan kebutuhan informasi dan penggerakan warga saat ini. “Saya pikir lebih baik saya fokus di grup yang benar-benar aktif dan bermanfaat untuk desa. Grup Info Warga Kamal ini sangat potensial menjadi wadah aspirasi, ide, dan kolaborasi antarwarga,” tambahnya.

Grup Info Warga Kamal sendiri diinisiasi oleh sejumlah pemuda desa yang prihatin melihat kurangnya saluran komunikasi efektif antarwarga, terutama dalam menyampaikan informasi tentang kegiatan desa, peluang usaha, program pembangunan, hingga berbagai isu sosial lainnya. Dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh desa, perangkat desa, dan lembaga-lembaga kemasyarakatan, grup ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak informasi dan partisipasi warga.

Komitmen Zaenullah terhadap gerakan ini tidak berhenti hanya pada bergabung dalam grup. Ia bahkan berjanji akan aktif terlibat dalam berbagai diskusi dan kegiatan yang diselenggarakan melalui forum tersebut. “Saya tidak hanya ingin jadi anggota pasif. Saya akan mendukung dengan tenaga, pikiran, bahkan fasilitas jika dibutuhkan. Semua demi kemajuan Desa Kamal,” tegasnya.

Langkah Zaenullah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Karang Taruna Desa Kamal, Dhimas Faisol Akbar, mengatakan bahwa dukungan dari sosok-sosok senior seperti Zaenullah sangat berarti bagi gerakan pemuda. “Kami merasa lebih percaya diri dan bersemangat ketika ada tokoh masyarakat yang mendukung seperti Pak Zaenullah. Ini membuktikan bahwa perubahan dan pembangunan desa tidak hanya tugas pemuda, tapi tugas bersama,” ujar Dhimas.

Sementara itu, Kepala Desa Kamal, Bapak Ahyani, juga menyambut baik inisiatif yang muncul dari para pemuda desa dan dukungan penuh dari anggota LPM. Dalam pernyataannya, Ahyani mengatakan bahwa kolaborasi lintas generasi sangat dibutuhkan untuk membawa Desa Kamal menjadi desa yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Ia pun berharap grup Info Warga Kamal bisa menjadi role model bagi desa-desa lain di Kecamatan Arjasa dalam mengelola komunikasi warga yang efektif dan produktif.

Dengan adanya sinergi baru ini, harapan untuk membangun Desa Kamal ke arah yang lebih baik tampak semakin nyata. Berbagai program pemberdayaan, edukasi masyarakat, pelatihan kewirausahaan, dan kegiatan sosial ke depan direncanakan akan banyak digerakkan melalui kolaborasi ini.

Zaenullah sendiri menutup pernyataannya dengan pesan motivasi kepada seluruh warga desa, khususnya kepada generasi muda. “Jangan pernah takut bermimpi besar untuk desa kita. Jadikan teknologi alat untuk memperkuat silaturahmi, mempercepat gerakan kebaikan, dan membangun kemajuan. Kita semua, tua maupun muda, harus bergandengan tangan. Desa Kamal bisa menjadi contoh bagi desa lain jika kita bersatu dan bergerak bersama.”

Kisah sederhana namun penuh makna dari Zaenullah ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang berani dan penuh ketulusan. (r1ck)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page