BeritaPemerintahan

Bupati Salim Fakhry Sebutkan Penyebab Puluhan Tahanan Kabur Dari Lapas Kelas II B Kutacane

×

Bupati Salim Fakhry Sebutkan Penyebab Puluhan Tahanan Kabur Dari Lapas Kelas II B Kutacane

Sebarkan artikel ini

Aceh Tenggara, Radar-x.net – Pasca kaburnya puluhan warga binaan di lapas kelas II B Kutacane, Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry langsung mendatangi Kantor Lapas Kelas II B Kutacane, Senin, 10 Maret 2025.

‎Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry mengatakan, kedatangan dirinya ke Lapas Kelas II B Kutacane untuk menenangkan kondisi masyarakat binaan yang ada di dalam Lapas tersebut.

‎”Usai terjadinya insiden kaburnya sejumlah tahanan kondisi didalam lapas memanas, tidak kondusif. Kehadiran kami kemungkinan bisa meredam kondisi tersebut,” kata Salim Fakhry, usai menyambangi Kantor Lapas Kelas II B Kutacane.

‎Menurut Fakhry, kehadirannya sebagai kepala daerah diharapkan dapat meredam situasi yang memanas.

‎Fakhry mengungkapkan, saat barada didalam Lapas, ia menerima berbagai pengaduan dari warga binaan. Penyebab terjadinya tahanan melarikan diri diduga diakibatkan adanya kekecewaan para tahanan karena makanan dan kondisi lapas yang tidak layak.

‎”Lapas sudah mengalami over kapasitas dan makanan menurut para tahanan tidak sesuai,” ungkap Fakhry.

‎Terkait over kapasitas, Fakhry mengungkapkan, beberapa waktu lalu Pemkab sudah menandatangani tanah hibah untuk merelokasi Rutan kelas II B Kutacane.

‎”Hal ini telah kita sampaikan kepada Dirjen Lapas Kemenkumham dengan surat yang telah ditandatangani, bahkan saya langsung berkomunikasi dengan Dirjen via telepon insya Allah Dirjen dari Kemenkumham akan tiba di Aceh Tenggara untuk membicarakan hal ini,” ucap Fakhry.

‎Fakhry menyebutkan, sesuai informasi didalam Lapas, warga binaan yang kabur berjumlah 52 orang, yang kembali ada 7 orang, saat ini mereka diamankan di Mapolres, ada satu tahanan sudah menyerahkan diri telah diamankan petugas lapas sedang di jemput.

‎Salim Fakhry menghimbau, bagi warga binaan yang melarikan diri agar kembali ke lapas.

‎”Dengan kembalinya warga binaan, mudah-mudahan apa yang dikeluhkan sudah ada solusinya,” ujarnya. (JUL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page