SAMPANG, RADAR-X.Net – H Slamet Junaidi Bupati Sampang dan wakilnya Ahmad Mahfud diduga kompak bersembunyi tidak muncul menyambangi warga terdampak banjir akibat luapan kali Kemuning di Kota Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Hal tersebut diungkapkan Rofii salah satu aktivis. Ia mengatakan bahwa H Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfud selaku pimpinan daerah bersembunyi alias menghilang saat Kota Sampang diterpa banjir.
“Seharusnya Pak Bupati dan Wakilnya, turun langsung kepada warga yang terdampak banjir. Kok malah seakan-akan bersembunyi sih, turunlah minimal bawa sarimi, warga tak butuh janji hanya butuh sentuhan dan uluran dari tangan bapak-bapak terhormat di Sampang,” kata Rofii, Minggu (09/03/2025)
Rofii juga menambahkan 100 hari kerja Bupati Sampang dan wakilnya seharusnya ditunjukkan kepada masyarakat.
“Kemana saja Pak Bupati Sampang dan wakilnya ini, ayo dong tunjukkan 100 hari kerja Jimad Sakteh yang katanya Sampang Hebat Bermatabat Plus itu,” tuturnya.
Dia juga berharap kepada Slamet Junaidi dan Ahmad Mahfud agar membawa Sampang lebih semangat dan perubahan yang nyata. Serta menjadi sosok yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga memiliki visi jangka panjang untuk kemajuan daerah.
“Ayo semanagat Pak Bupati Junaidi dan Pak Mahfud. Sampang ini harus maju, ayo harus responsif kepada masyarakat,” tegasnya.
Perlu diketahui dikutip dari beberapa media. Berdasarkan keterangan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Candra Romadhani Amin. Bahwa banjir kiriman dari wilayah utara Sampang mengakibatkan luapan Sungai Kalikamuning dan merendam Kota Sampang, Jawa Timur. Ada empat desa dan lima kelurahan yang terendam banjir di Kota Sampang.
(Faris)














