Berita

23 Desa di 7 Kecamatan di Aceh Tenggara Terdampak Banjir

169
×

23 Desa di 7 Kecamatan di Aceh Tenggara Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini

Aceh Tenggara, Radar-x.net – Sebanyak 23 Desa di 7 Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara diterjang banjir, Jum’at 11 Oktober 2024.

Informasi yang dihimpun, musibah banjir ini terjadi sejak Selasa malam 8 Oktober 2024 sekitar pukul 23.40 WIB. Akibat curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Tenggara hingga menyebabkan debit sungai Lawe Kinga, Sungai Lawe Alas, Sungai Lawe Bulan, Sungai Lawe Mamas dan Sungai Lawe Kisam naik dan meluap merendam badan jalan, lahan pertanian serta permukiman warga di daerah setempat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd. Asbi mengatakan, akibat hujan yang terus menerus mengguyur sebagian wilayah di Aceh Tenggara menyebabkan air sungai meningkat, menyebabkan beberapa tanggul sungai jebol, sehingga air meluap kerumah warga dan ke fasilitas umum.

“Tinggi air mencapai 1 meter atau sepinggang org dewasa. Luapan air sungai Lawe Kingga mengakibatkan terganggunya akses jalan Kutacane-Medan yang berada di Desa Kuning I Kecamatan Bambel,” kata Asbi kepada Radar-x.net, Jum’at 11 Oktober 2024.

Asbi menyebutkan, berdasarkan pendataan sementara, banjir akibat luapan sungai dilaporkan terdampak, 23 desa di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Bambel, Lawe Sumur, Lawe Bulan, Tanoh Alas, Darul Hasanah, Babussalam dan Ketambe.

Lanjut Asbi, adapun dampak kejadian membuat jebolnya tanggul 20 meter dan badan jalan berlumpur di desa lawe hijo. Tanggul sungai lawe alas di desa Bambel gabungan jebol.

Kemudian, tanggul sungai lawe kinga di desa buah pala dan tanggul sungai lawe bulan di desa pancar iman juga jebol.

Selain itu, tersumbatnya jembatan di desa kuning I karena golondongan kayu dan jembatan gantung jambur mamang hanyut terbawa arus.

“Kondisi terkini air belum surut dan tanggul jebol masih dalam pengerjaan dengan mengerahkan 1 unit excavator guna menutup tanggul yang jebol,” ujar Asbi.

Asbi menambahkan, petugas akan terus berupaya melakukan pendataan dan penanganan yang maksimal terhadap musibah banjir yang sedang melanda Kabupaten Aceh Tenggara.

“Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka atas kejadian ini, namun air menggenangi badan jalan dan terendamnya pemukiman rumah warga, untuk korban terdampak masih dalam pendataan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page