Aceh Tenggara, Radar-x.net – Penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang baru-baru ini disalurkan Baitul Mal Aceh Tenggara, dinilai tidak tepat sasaran.
Terlihat berbagai kalangan masyarakat, mengeluhkan penerima bantuan tersebut.
Hal itu disampaikan warga Kecamatan Ketambe, Mhd. Ansari Sidik. SE, Selasa (14/02/2023), pada penyaluran bantuan untuk parkir miskin di desa – desa banyak yang tidak tepat sasaran sebutnya.
Dikatakan Ansari, bantuan dari Baitul Mal Agara malah rumah yang begitu besar dan mempunyai usaha yang mendapatkan.
” Apakah bisa pak, bantuan Baitul Mal itu dibagikan kepada orang yang mampu kata Ansari, kepada Radar-x.net dengan nada kecewa. ”
Kami menilai pendataan itu, hanya direkayasa, mirisnya puluhan masyarakat di desa kami, yang layak membutuhkan dari pada pemilik usaha, dan yang mempunyai pekerjaan, masih mampu berusaha yang dapat sebagai penerima.
Bantuan tersebut tidak tepat sasaran, kami merasa kepala desa tidak akurat memberi data kepada Baitul Mal Agara, dan data yang di berikan oleh kepala desa tidak di cross check oleh tim verifikasi, seperti cacat fisik untuk tahap ke III (Tiga) tidak menerima bantuan. Jelas Ansari
Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Tenggara, Fiki mengatakan, terkait hal tersebut, Sekretariat tidak mengetahui, karena itu semua di bidang Baitul Mal yang mengetahui. Singkatnya.
Sementara itu, Sufian Husni Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara mengatakan, Bantuan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang direalisasikan untuk tahap ke III (tiga) tahun 2022 Sebesar Rp. 2.8 Miliar. Diisalurkan kepada 5.513 penerima manfaat.
Menurut Sufian, data untuk penyaluran itu, dari kepala desa masing-masing serta relawan.
Terkait penyaluran tersebut yang tidak tepat sasaran, pihak Baitul Mal tidak mengetahui hal itu, karena data itu langsung dilaporkan oleh kepala desa. (RH).














