MADURA-SAMPANG, Radar x. net – Antusias Masyarakat warga dusun Tangkat Dejeh desa pajeruan kecamatan Kedungdung kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, kompak bergotong royong tingkatkan pembagunan infrastruktur jalan. Kamis, 22/09/2022.
Pantauan media di lapangan, Peningkatan infrastruktur tersebut merupakan akses jalan antar Dusun di Desa Pajeruan dengan peningkatan rabat beton secara swadaya masyarakat.


“Demi mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan lantaran jalan becek saat musim penghujan tiba, maka dengan inisiatif yang baik dari Masyarakat, kami menggelar giat sosial dengan gotong royong.” Ucap Sayyid Umar Faruq, salah satu tokoh masyarakat setempat
“Peningkatan pembangunan infrastruktur jalan tersebut, yaitu murni dari hasil swadaya masyarakat atau gotong royong warga, mulai dari tenaga, bahan material, konsumsi, hingga dana yang dibutuhkan.” Imbuh Sayyid Umar
Dikatakannya, bahwa terlaksananya pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalan dengan rabat beton di Dusun Tangkat Dejeh, Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung Madura Jawa Timur, berkat semangatnya masyarakat dan iklasnya para donatur dalam menggalang dana.
Sayyid Umar Faruq selaku koordinator lapangan dalam kegiatan sosial swadaya masyarakat ini, sangat berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah bersedia memberikan bantuan serta dukungannya terhadap pekerjaan pembangunan rabat beton ini, dan terima kasih kepada semua Masyarakat yang telah kompak untuk melaksanakan kegiatan sosial kerja Bhakti.
“Semoga kegiatan sosial ini dicatat sebagai ladang ibadah dan dilipat gandakan nilai-nilai pahalanya oleh Allah SWT, dan kami berharp semoga pembangunan ini berjalan lancar sesuai harapan kita semua.“ pungkasnya penuh harap
Hingga berita ini ditulis, bahwa pembangunan jalan desa secara swadaya (rabat beton) tersebut, dengan membutuhkan anggaran yang diperkirakan akan menghabiskan dana kurang lebih sebesar Rp 500.000.000.00-
(Korwil Madura Tim)















Berita ini memang betul, tapi narsumnya bohong/ tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena narsumya mengaku kordinator, yang asli kordinatornya Abd mu’ien, keuangan: muhari dari cibitung, dn pembeli bahan material adalah saya sendiri syaiful bahri asli putra desa, dan anggaran biayanya hanya 60 jt. Jadi kl ada yang mengaku kordinator dan bilang anggaran 500 jt itu bohong / Hoax, ttd syaiful bahri