

BATU BARA, RADAR-X.net – Hilir mudik antara Pembeli dan Pedagang serta masyarakat pengguna Jalan Utama di Dusun III Desa Ujung Kubu, Kec. Nibung hangus, Kab. Batu Bara nampaknya pagi ini sangat kecewa lantaran adanya bekas penimbunan 3 dump truck kemarin lalu pas di tengah-tengah pasar tumpah di Desa tersebut.
“Kekecewaan ini bermula saat hasil penimbunan jalan melalui program gotong royong salah satu ormas di kecamatan tersebut mengakibatkan pengguna jalan dan pedagang sulit melewati jalan yang biasa menjadi tempat mereka berdagang.
Ungkap Azuar salah seorang warga sekitar yang juga wartawan di salah satu media Online. Rabu (06/07/2020).
Kekecewaan terhadap program ormas tersebut juga banyak dirasakan oleh masyarakat pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor dan masyarakat sekitar pasar tumpah, hampir semua masyarakat yang lewat menggunakan jalan tersebut menggerutu dan terlihat marah akibat dampak buruk yang dihasilkan oleh gotong royong itu.Tambah Azuar.
Sementara Salah satu pedagang mengatakan “Meleyak bang” (Licin, berlumpur, Meleleh) tadi pagi hujan jadi hasil timbunan gotong royong mereka itu menjadi dampak buruk bagi kami yang berdagang sepanjang jalan ini. Dan ku tengok jugo pengguna jalan kesal kali dengan hasil gotong royong orang ni, bukan makin bagus tapi malah mempersulit jalan karena kan materialnya pakai tanah putih. Jadi disini udah macam kubanganan kerbau”. Ungkapnya
“Ini pekojoan (Pekerjaan) tak bermanfaat, ini budak-budak tak tau mano kojo (Kerja) dio dan mano (mana) yang bukan kojo dio”. Jerit Salah seorang pengguna jalan dengan menggunakan bahasa Daerah sembari memilih jalan yang layak untuk dilewati.
Hal yang sama juga mendapat keluhan dari pengguna sepeda motor, “Kami ni kan RBT, bolak balik, itu jalan menjadi kubangan lumpur, harus dibersihkan oleh oknum yang bersangkutan, kami tak terima ini, ungkap Sius salah satu RBT (ojek) di Desa Ujung kubu.
Beberapa masyarakat yang duduk di kedai kopi persimpangan kota ujung kubu ini meminta kepada ormas bersangkutan untuk membersihkan hasil gotong royong mereka dengan mengangkat kembali tanah yang sudah diturunkan sebanyak 3 unit dump truck tersebut. (Ham)











