Sosial

24 Orang Pengikut Syi’ah Menolak Untuk Kembali, Dikwatirkan Akan Terjadi Masalah Baru

×

24 Orang Pengikut Syi’ah Menolak Untuk Kembali, Dikwatirkan Akan Terjadi Masalah Baru

Sebarkan artikel ini

MADURA-SAMPANG, Radar x. net – Kondisi saat ini bisa dikatakan mengkhawatirkan, akan terjadi di perkampungan Rusunawa Jemundo Sidoarjo Jawa Timur tempat mengungsi warga terdampak konflik Sosial Keagamaan asal Kecamatan Omben dan Karang Penang Sampang

Pasalnya, dari 24 warga yang tinggal di lokasi (Rusunawa Jemundo) masih kukuh dengan keyakinannnya dan tidak mau kembali pada ajaran Suni.

sementara, mantan Tokoh Syi’ah Ustadz Tajul Muluk bersama pengikut yang lain sudah sadar dan telah melakukan “Baiat” positif kembali ke ajaran Suni.

Ironisnya, dari 24 orang tersebut saat ini masih berkumpul satu atap dengan warga yang lain di tempat pengungsian, sehingga dikwatirkan akan menimbulkan masalah baru bagi mereka.

Berdasarkan penulusuran dan informasi yang dihimpun oleh media, pada sabtu 21/05/2022. Bahwa dari ke 24 orang itu pada umumnya orang-orang yang cukup berpengaruh, diantaranya Mahasiswa dan loyalis Organisasi, maupun Ustadz ber ajaran Syi’ah, bahkan ada 2 orang yang dikuliahkan ke IRAN.

Kondisi itu dibenarkan oleh Rois Syuriah PC NU Sampang KH Syaifudin Abdul Wahid.
“Kekhawatiran itu memang ada bahkan saya ikut menyaksikan sendiri, namun kami bersama Ustadz Tajul tidak patah semangat,” Tegas KH Syaifudin Abd. Wahid, sabtu 21/05/2022, melalui sambungan Telepon Selluler pribadinya

Beliau mengungkapkan, bahwa saat itu ada pembinaan rutin oleh Tim Gabungan Kiai, Tokoh Masyarakat serta Pimpinan OPD yang juga diikuti oleh sebagian warga yang menolak kembali ke ajaran Suni.

Disela sela kegiatan tampak sekali perdebatan sengit berujung kepada penolakan keyakinan hingga membuat suasana menjadi tegang, bahkan sesekali warga yang menolak itu menunjukkan sikap ketidak nyamanan

Oleh karenanya, dari 6 Kiai asal Sampang mengusulkan kepada Bupati dan Gubernur Jawa Timur agar segera memisahkan tempat bermukim terhadap 24 warga yang menolak tersebut, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

Selain itu, 6 Kiai ini tegas mengusulkan atas percepatan pemulangan terhadap warga yang sudah ber Baiat kembali kepada ajaran Suni menyusul 53 jiwa dari 14 KK yang sudah pulang ke tempat asalnya pada bulan kemarin.
Namun usulan itu sampai saat ini masih belum terealisasi.

Diketahui warga Kecamatan Omben dan Karang Penang Sampang yang diungsikan ke Rusunawa Jemundo Sidoarjo 345 jiwa dari 82 KK Kemudian pada bulan lalu telah diikutkan pemulangan tahap I, sebanyak 53 jiwa dari 14 KK dengan perioritas bagi yang sudah membangun rumah ditempat asalnya.

Selain dari yang 24 orang yang menolak untuk kembali ke ajaran suni, mereka sudah matang telah mengikuti jejak Ustadz Tajul Muluk untuk melakukan “Baiat” dan kembali ke ajaran Suni, yang berlangsung di Pendopo Trunojoyo Sampang Madura Jawa Timur.

(KORWIL MADURA/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page